Bacaan Doa Akhir Ramadan 2026, Berikut Keutamaan-keutamaannya
Vega Dhini March 20, 2026 05:07 PM

TRIBUNBANTEN.COM - Akhir bulan Ramadan 2026 menjadi momen yang sangat istimewa bagi umat Islam.

Pemerintah melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada esok hari, Sabtu (21/3/2026).

Itu artinya, hari ini Jumat (20/3/2026) adalah hari terakhir di bulan Ramadan 2026.

Setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh, hari-hari terakhir Ramadan dipenuhi dengan suasana haru, harapan, dan doa.

Banyak umat muslim memanfaatkan waktu di hari terakhir bulan Ramadan 2026 ini untuk memperbanyak ibadah serta memanjatkan doa sebagai penutup perjalanan spiritual yang penuh makna.

Doa di akhir Ramadan bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi bentuk refleksi diri atas segala amal yang telah dilakukan.

Momen ini juga menjadi kesempatan untuk memohon ampunan, keberkahan, serta harapan agar dapat dipertemukan kembali dengan Ramadan di tahun berikutnya.

Dilansir dari Kompas.com berikut ini bacaan doa yang bisa dipanjatkan:

اللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْع لْنِيْ مَرْحُوْمًا وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا

"Allahuma laa taj'alhu aakhiril'ahdi min shiyaminaa iyyaahu, fain ja'altahu faj'alnii marhuuman walaa taj'alnii mahruuman"

Artinya:

"Ya Allah, janganlah Kau jadikan puasa ini yang terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikannya sebagai yang terakhir, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi dan jangan jadikan aku sebagai orang yang Engkau jauhkan"

Doa ini disebutkan dalam riwayat hadits dari Jabir bin Abdillah dari Muhammad al-Mustafa.

Doa di penghujung Ramadan memiliki makna yang sangat dalam dalam kehidupan seorang Muslim.

Setelah sebulan penuh beribadah, seseorang diajak untuk merenungkan sejauh mana dirinya telah mendekatkan diri kepada Allah.

Doa menjadi sarana untuk menyampaikan rasa syukur atas kesempatan menjalankan ibadah, sekaligus memohon agar amal tersebut diterima.

Pada fase akhir Ramadan, hati cenderung lebih lembut dan penuh kesadaran spiritual.

Inilah waktu yang tepat untuk memperbanyak doa dengan penuh keikhlasan. 

Dalam suasana yang penuh ketenangan, seorang Muslim dapat lebih fokus dalam bermunajat dan berharap akan rahmat serta ampunan dari Allah.

Selain itu, doa di akhir Ramadan juga menjadi bentuk harapan agar segala kekurangan dalam ibadah dapat ditutupi dengan rahmat-Nya.

Tidak ada manusia yang sempurna, sehingga doa menjadi jalan untuk memohon kesempurnaan dari Allah atas segala usaha yang telah dilakukan.

Keutamaan Berdoa di Akhir Ramadan

Hari-hari terakhir Ramadan dikenal sebagai waktu yang penuh keutamaan.

Momen ini menjadi salah satu waktu terbaik untuk memperbanyak doa.

Berdoa di akhir Ramadan memiliki keutamaan karena dilakukan pada waktu yang mustajab.

Banyak ulama menjelaskan bahwa doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan pada waktu-waktu tertentu di bulan Ramadan memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

Selain itu, akhir Ramadan juga menjadi waktu untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu. 

Dengan memperbanyak doa, seorang Muslim berharap dapat keluar dari bulan Ramadan dalam keadaan suci, sebagaimana bayi yang baru dilahirkan.

Keutamaan lainnya adalah kesempatan untuk memohon keberkahan dalam kehidupan.

Doa yang dipanjatkan tidak hanya berkaitan dengan urusan dunia, tetapi juga akhirat, sehingga memberikan keseimbangan dalam kehidupan seorang Muslim.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.