TRIBUN BANYUMAS.COM, Pemerintah mewacanakan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para aparatur sipil negara (ASN) maupun pekerja swasta.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan alasan kebijakan ini sebagai penghematan di tengah naiknya harga minyak dunia efek konflik Timur Tengah.
Airlangga menilai, kebijakan WFH akan dapat menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan
"Dengan sistem WFH, jumlah mobilitas pekerja yang menggunakan BBM juga akan berkurang.
Penghematannya cukup signifikan seperlima, seperlima dari apa yang biasa kita keluarkan,” ungkap Airlangga
WFH akan diberlakukan selama satu hari kerja dalam seminggu.
Baca juga: Jangan Khawatir! Stok BBM Nasional 20 Hari, DEN Pastikan Aman untuk Kebutuhan Lebaran
Adapun teknis lebih lanjut soal implementasinya masih digodok pemerintah.
Kebijakan ini, kata dia, tidak hanya akan diterapkan ASN saja, tetapi juga pekerja swasta.
Dia belum mengetahui berapa lama durasi kebijakan WFH ini akan diberlakukan karena menyesuaikan dinamika global.
Dimungkinkan penerapan kebijakan WFH ini dimulai selepas Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, ketika teknis kebijakannya sudah rampung.