SRIPOKU.COM - Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) merupakan salah satu aktivitas gerak berirama yang memadukan keharmonisan gerak tubuh dengan ketukan musik yang dinamis.
Melalui Unit 6 PJOK Kelas 6 ini, siswa akan mempelajari bagaimana koordinasi gerak kaki dan ayunan lengan dapat meningkatkan kebugaran jantung serta paru-paru.
Baca juga: Ringkasan Materi dan Soal HOTS Unit 5 Aktivitas Gerak Dominan Senam PJOK Kelas 6 SD
1. Pengertian Gerak Berirama:
Gerak berirama atau senam ritmik adalah rangkaian gerakan senam yang dilakukan dengan iringan irama musik, nyanyian, atau ketukan. Fokus utamanya adalah kelenturan, kontinuitas (kesinambungan), dan ketepatan irama.
2. Tahapan Senam SKJ:
3. Unsur-Unsur Penting:
1. Dalam senam SKJ, seorang siswa melakukan gerakan ayunan dua lengan ke depan dan belakang secara bergantian dengan koordinasi langkah kaki. Namun, gerakan tangannya terlihat kaku dan sering kali tidak sesuai dengan ketukan musik. Hal yang paling utama harus diperbaiki siswa tersebut adalah...
A. Kecepatan langkah kakinya agar melampaui musik.
B. Keluwesan gerak sendi bahu dan konsentrasi pada ritme musik.
C. Kekuatan otot lengan agar ayunan menjadi lebih tinggi.
D. Mengganti jenis musik dengan tempo yang lebih lambat.
Kunci Jawaban: B (Analisis: Inti dari gerak berirama adalah keluwesan dan ketepatan irama. Kaku menunjukkan kurang luwes, dan tidak pas menunjukkan kurangnya sinkronisasi dengan ritme).
2. Setelah melakukan gerakan inti yang sangat cepat dan bertenaga, seorang siswa langsung duduk diam di lantai tanpa melakukan pendinginan. Risiko yang paling mungkin terjadi akibat tindakan tersebut adalah...
A. Tubuh akan menjadi lebih bugar karena istirahat total.
B. Terjadinya penumpukan asam laktat dan otot terasa kaku atau pusing karena darah tidak mengalir lancar.
C. Meningkatnya konsentrasi untuk pelajaran selanjutnya di kelas.
D. Suhu tubuh akan tetap terjaga pada level yang tinggi.
Kunci Jawaban: B (Analisis: Pendinginan berfungsi menurunkan detak jantung secara bertahap. Berhenti mendadak dapat menyebabkan darah "terjebak" di kaki dan memicu pusing atau kram otot).
3. Perhatikan pernyataan berikut: (1) Gerakan peregangan otot secara pasif, (2) Gerakan melompat dan mengayun tangan dengan kuat, (3) Gerakan menggelengkan kepala perlahan, (4) Mengatur napas dengan gerakan tangan ke atas.
Manakah yang termasuk dalam kategori gerakan Pendinginan?
A. (1), (2), dan (3)
B. (2), (3), dan (4)
C. (1), (3), dan (4)
D. Hanya (2)
Kunci Jawaban: C (Analisis: Gerakan nomor 2 adalah gerakan inti yang bersifat dinamis dan bertenaga tinggi, sedangkan 1, 3, dan 4 bersifat relaksasi).
4. Budi melakukan gerakan langkah kaki V-step (langkah bentuk V) sambil mengayunkan kedua tangan ke atas. Kombinasi gerak ini memerlukan tingkat koordinasi yang tinggi. Manakah manfaat utama dari latihan koordinasi seperti ini bagi tubuh Budi?
A. Memperbesar otot bisep di lengan secara instan.
B. Meningkatkan sinkronisasi antara kerja otak, saraf, dan otot-otot tubuh.
C. Membuat tubuh menjadi lebih berat agar stabil saat berdiri.
D. Menghilangkan kebutuhan untuk melakukan pemanasan di sesi berikutnya.
Kunci Jawaban: B (Analisis: Kombinasi gerak tangan dan kaki yang berbeda dalam satu ketukan melatih sistem saraf dan otak untuk bekerja sama secara harmonis).
5. Apa yang membedakan secara mendasar antara gerakan Pemanasan dan gerakan Inti dalam senam SKJ?
A. Pemanasan dilakukan dengan musik cepat, Inti dengan musik lambat.
B. Pemanasan bertujuan menaikkan suhu tubuh secara bertahap, sedangkan Inti bertujuan melatih kebugaran fisik secara maksimal.
C. Pemanasan dilakukan di akhir senam, sedangkan Inti dilakukan di awal.
D. Pemanasan hanya melibatkan kaki, sedangkan Inti hanya melibatkan tangan.
Kunci Jawaban: B (Analisis: Ini mengenai fungsi fisiologis dari setiap tahapan senam yang sistematis).