TRIBUNNEWS.COM - Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur Rahayu kini resmi naik pangkat menjadi Jenderal Polisi bintang dua.
Dari jenderal polisi bintang satu, Brigadir Jenderal (Brigjen), kini dirinya berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Asep Guntur Rahayu.
Kenaikan pangkat tersebut ditandai dengan adanya upacara kenaikan pangkat terhadap 47 Perwira Tinggi (Pati) di Rupatama Mabes Polri pada Kamis (19/3/2026).
Dirinya resmi menjabat sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, pada awal 2026 lalu.
Irjen Pol Asep Guntur sempat juga menjadi Direktur Penyidikan KPK sejak tahun 2023.
Saat menerima jabatan tersebut dirinya pecah bintang menyandang pangkat Brigjen Pol.
Pria kelahiran Majalengka 25 Januari 1974 memiliki istri yang juga merupakan seorang polisi, yakni bernama Sumarni.
Sumarni adalah Polwan yang menyandang pangkat Komisaris Besar Polisi atau Kombes Pol.
Nama lengkap berikut dengan gelar istri dari Asep itu yakni Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H.
Saat ini Kombes Sumarni menjabat sebagai Kapolresta Cirebon.
Sementara itu Irjen Asep Guntur merupakan jebolan Akpol tahun 1996.
Mengutip laman Universitas Bhayangkara Fakultas Jakarta Raya (Ubhara Jaya), dirinya juga merupakan Alumni pertama Psikologi Ubhara Jaya.
Baca juga: Profil Irjen Alfred Papare, Kapolda Papua Barat yang Kini Jadi Jenderal Bintang 2, Alumni Akpol 1995
Berikut ini daftar harta kekayaan Irjen Pol Asep Guntur, dikutip dari laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK.
Asep terakhir kali melaporkan hartanya itu pada 22 Februari 2024.
Berikut rincian harta kekayaan milik Asep:
I. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp3.500.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 96 m2/45 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI Rp500.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 1000 m2/300 m2 di KAB / KOTA CIANJUR, HASIL SENDIRI Rp1.500.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 2000 m2/500 m2 di KAB / KOTA MAJALENGKA, WARISAN Rp1.500.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp453.000.000
1. MOBIL, TOYOTA FORTUNER SUV Tahun 2015, HASIL SENDIRI Rp280.000.000
2. MOBIL, TOYOTA AGYA Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp120.000.000
3. MOTOR, PIAGGIO S150 Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp10.000.000
4. MOTOR, YAMAHA NMAX Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp8.000.000
5. MOTOR, YAMAHA X-MAX Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp35.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp236.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp354.613.548
F. HARTA LAINNYA Rp----
Sub Total Rp4.543.613.548
II. HUTANG Rp200.000.000
III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-III) Rp4.343.613.548
(Tribunnews.com/Garudea Prabawati/Falza)