Ledakan Rumah di Semarang Tewaskan Siswa SD, Polisi Masih Selidiki Penyebab
Eko Sutriyanto March 20, 2026 05:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG — Ledakan hebat mengguncang sebuah rumah di Kampung Pondok, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Jumat (20/3/2026) dini hari.

Kejadian itu menewaskan seorang bocah Sekolah Dasar (SD) berusia 9 tahun, serta menyebabkan dua penghuni rumah lainnya mengalami luka ringan.

Korban meninggal diketahui bernama Gilang (9).

Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di ruang tengah rumah oleh tim Inafis Polrestabes Semarang saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Ledakan terjadi secara tiba-tiba dan mengejutkan warga sekitar. 

Suara keras membuat warga berhamburan keluar rumah dan mendatangi lokasi kejadian.

Baca juga: Mengenal Klorat, Bahan Peledak yang Ditemukan Tim Labfor di Lokasi Ledakan Rumah Polisi Mojokerto

Tak lama setelah kejadian, aparat kepolisian tiba di lokasi dan langsung memasang garis polisi guna membatasi akses warga serta mengamankan TKP untuk proses penyelidikan.

Dampak Ledakan

Ledakan tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah pada rumah korban, di antaranya atap genteng dan langit-langit rumah ambrol, bagian ruang tengah mengalami kerusakan berat.

Rumah di sekitar lokasi turut terdampak seperti kaca jendela rumah di seberang lokasi pecah akibat tekanan ledakan.

Suasana duka menyelimuti lokasi kejadian.

Tangis histeris keluarga korban pecah saat mengetahui Gilang menjadi korban jiwa dalam insiden tersebut.

Proses Evakuasi

Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas kepolisian bersama relawan ke ambulans dan dibawa ke rumah sakit untuk keperluan autopsi.

Sementara itu, dua anggota keluarga lainnya yang berada di rumah saat kejadian dilaporkan hanya mengalami luka ringan.

Kapolsek Gayamsari, Kompol Yuna Ahadiyah, membenarkan adanya insiden ledakan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa laporan awal diterima dari aplikasi layanan masyarakat, yang kemudian ditindaklanjuti oleh petugas.

“Laporan masuk ada ledakan, lalu petugas mendatangi TKP. Ternyata ledakannya cukup besar dan ada korban meninggal dunia, sehingga semua tim langsung turun ke lapangan,” ujarnya di lokasi kejadian.

Namun demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab ledakan.

“Untuk indikasi penyebab, saat ini belum bisa kami sampaikan karena masih dalam proses penyelidikan dan menunggu hasil autopsi,” tambahnya.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti ledakan tersebut. (Tribun Jateng/Reza Gustav Pradana) 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.