Jakarta (ANTARA) - Sejumlah loket bus di Terminal Terpadu Pulo Gebang (TTPG), Jakarta Timur, mulai tutup sehari menjelang (H-1) Lebaran 1447 Hijriah seiring penurunan jumlah calon pemudik.
Komandan Regu (Danru) TTPG Badman Harahap mengatakan kondisi terminal pada H-1 Lebaran terlihat lengang dibandingkan beberapa hari sebelumnya yang masih dipadati calon penumpang.
"Sampai sore ini, jumlah penumpangnya tercatat menurun dibandingkan H-7 hingga H-2 atau Kamis (19/3)," kata Badman saat diwawancarai ANTARA, di ruang tunggu keberangkatan TTPG, Jumat sore.
Pada Kamis (19/3), lanjut dia, jumlah calon pemudik masih mencapai sekitar lima ribu orang, namun pada Jumat ini turun drastis menjadi 1.300 an per pukul 15.00 WIB. Penurunan tersebut juga diikuti dengan berkurangnya rute perjalanan yang dilayani.
Tak hanya itu, keberangkatan ke arah Pulau Sumatera, Jawa Tengah hingga Jawa Timur mulai berkurang karena sebagian besar pemudik telah berangkat lebih awal.
Kondisi itu berdampak langsung pada operasional loket penjualan tiket di dalam terminal. Banyak perusahaan otobus (PO) memilih menutup layanan karena minimnya permintaan dari calon penumpang.
"Terbukti banyak loket bus yang sudah tutup untuk melayani pada hari ini," ujar dia.
Badman menambahkan, dengan berkurangnya aktivitas keberangkatan, pihak pengelola terminal akan mulai mengalihkan fokus pelayanan ke arus kedatangan (arus balik) dalam beberapa hari ke depan.
Petugas pun akan tetap bersiaga untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang kembali ke Jakarta setelah berlebaran di kampung halaman, guna menjaga kelancaran dan keamanan di area terminal.







