Semangat Como Jadi Inspirasi, Kendal Tornado FC Berduka atas Meninggalnya Michael Bambang Hartono
Bagas Reza March 20, 2026 08:33 PM

NAJMUL ULA/BOLASPORT.COM
Owner Kendal Tornado FC, Junianto.

BOLASPORT.COM - Klub Championship, Kendal Tornado FC turut berduka cita atas meninggalnya pemilik PT Djarum, Michael Bambang Hartono.

Kabar meninggalnya pemilik PT Djarum, Michael Bambang Hartono turut mengundang ucapan bela sungkawa dari klub Championhsip, Kendal Tornado FC.

Michael Hartono meninggal dunia di Singapura dalam usia 86 tahun pada Kamis (19/3/2026).

"Keluarga Besar PT Djarum berdukacita atas wafatnya Pak Michael Bambang Hartono, Kamis 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura," ucap Corporate Communication Manager PT Djarum, Budi Darmawan, dikutip dari Kompas.com.

Kendal Tornado FC melalui ownernya yakni Junianto menyatakan ucapan bela sungkawa.

Pengusaha yang juga pemilik Charlie Hospital Kendal tersebut mengakui bila Michael Bambang Hartono adalah pebisnis favoritnya.

"Kami mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas kabar duka ini," kata Junianto.

"Beliau (Michael Bambang Hartono) merupakan sosok pebisnis favorit saya."

"Kiprah beliau menjadikan nama Djarum tidak hanya identik dengan industri, tetapi juga dengan berbagai program pengembangan generasi muda di Indonesia," tambahnya.

Selain karena Michael jadi pebisnis favorit Junianto, perjalanan Kendal Tornado FC musim ini juga kerap disamakan netizen dengan Como 1907 yang notabene juga dimiliki Michael Bambang Hartono.

Perlu diketahui, bersama adiknya Robert Budi Hartono, Michael Bambang Hartono mengakuisi Como pada 2019 lewat bendera Djarum Group.

Baik Como atau Kendal Tornado FC memiliki kesamaan sebagai tim promosi yang tampil sebagai kuda hitam di kompetisi.

Selebrasi pemain Kendal Tornado FC saat mengalahkan Persipura Jayapura di Stadion Sriwedari, Solo, pada Minggu (1/3/2026).
KENDAL TORNADO FC
Selebrasi pemain Kendal Tornado FC saat mengalahkan Persipura Jayapura di Stadion Sriwedari, Solo, pada Minggu (1/3/2026).

Hal ini terlihat dalam proyek ambisius Kendal untuk naik kasta ke Super League.

Dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas, pemain muda potensial dibarengi suntikan manajemen melalui investasi serius.

Menanggapi hal ini, Stefan Keeltjes bersyukur memiliki pemain-pemain muda yang bekerja keras.

Hal ini juga jadi karakter Kendal Tornado FC yang ingin ditunjukkan, bahwa mereka merupakan tim muda kolektif yang tak bergantung pada 1-2 pemain.

"Bersyukur karena dikasih sama Tuhan dikasih pemain muda yang attitude-nya baik,"  kata pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes merespons pujian netizen saat disamakan dengan Como.

"Mau dilatih sekeras apapun, mereka menunjukkan kemampuan."

"Latihan dijalani tanpa mengenal mengeluh. Inilah yang menjadi ciri khas Tornado."

Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes.
ILEAGUE.ID
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes.

"Makanya kita tidak mengandalkan satu-dua pemain, tetapi kolektivitas tim."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.