Grid.ID – Momen pertemuan perdana antara Denada dan putranya, Ressa Rossano, pada Kamis (19/3/2026) malam, menyisakan banyak cerita manis yang menyentuh hati. Tak hanya sekadar pelepas rindu lewat pelukan, pertemuan tersebut menjadi simbol kembalinya ikatan batin antara ibu dan anak yang sempat merenggang.
Salah satu perubahan yang paling mencolok dan mengharukan adalah cara keduanya saling memanggil. Manajer Denada, Risna Ories, mengungkapkan bahwa kini Ressa sudah mantap memanggil Denada dengan sebutan ‘Ibu’.
Menurut Risna, perubahan panggilan ini sebenarnya sudah dimulai sesaat sebelum mereka bertemu tatap muka, tepatnya melalui pesan singkat (chat). Denada secara sadar mulai memposisikan dirinya dan menyebut dirinya sebagai ‘Ibu’ saat berkomunikasi dengan Ressa.
"Sebenarnya panggilan Ibu itu dimulai di chat. Ketika Denada sudah mulai memanggil dirinya sendiri ‘Ibu’, Ressa juga merespons dengan memanggil ‘Ibu’. Biasanya kan mungkin panggil ‘Mbak’ atau lainnya, tapi sekarang sudah resmi ‘Ibu’," ujar Risna Ories saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (20/3).
Panggilan Sayang ‘Nang’ dari Denada
Tak mau kalah, Denada pun memiliki panggilan kesayangan khusus untuk putra tercintanya itu. Dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir lima jam tersebut, Denada berulang kali memanggil Ressa dengan sebutan ‘Nang’.
Panggilan ‘Nang’ sendiri diambil dari kata ‘Lanang’, yang dalam bahasa Jawa berarti laki-laki. Panggilan ini lazim digunakan oleh orang tua di Jawa sebagai bentuk kasih sayang kepada anak laki-lakinya.
"Denada manggil Ressa itu ‘Nang’. Dia sudah membiasakan diri. 'Iya Ibu siap, Ibu kamu mau apa, Nang?'. Panggilan itu terasa sangat tulus dan penuh kasih sayang," tambah Risna.
Momen Sederhana yang Bikin ‘Baper’
Risna menceritakan sebuah momen sederhana namun sangat menyentuh saat mereka sedang duduk bersama di sebuah restoran di Jakarta Selatan. Saat itu, Ressa merasa haus dan Denada dengan sigap menawarkan minuman layaknya seorang ibu yang sudah lama merawat anaknya.
"Ressa bilang dia haus, pengen air putih. Terus Denada tanya, 'Kamu mau air mineral dingin apa biasa aja Nang?'. Ressa jawab, 'Anu aja Bu, air dingin kulkas'. Mendengarnya saja saya langsung merasa tersentuh, benar-benar seperti momen ibu dan anak yang normal dan indah banget," kenang Risna.
Menuju Lembaran Baru
Panggilan ‘Ibu’ dan ‘Nang’ ini seolah menjadi kunci pembuka bagi lembaran baru kehidupan mereka. Denada pun disebut-sebut sangat lega karena beban mental yang selama ini ia simpan rapat-rapat akhirnya rilis setelah melihat sang putra menerimanya kembali dengan tangan terbuka.
Kini, Denada menyatakan dukungannya secara penuh (full support) untuk setiap langkah dan cita-cita Ressa ke depan. Bahkan, Denada sudah menawarkan Ressa untuk tinggal di rumahnya agar hubungan mereka semakin erat dan hangat di masa depan.
Sebagai informasi, prseteruan ini bermula saat Ressa Rizky Rossano (24) muncul ke publik dan mengaku sebagai anak kandung Denada yang selama ini dirahasiakan dan dititipkan kepada kerabat di Banyuwangi sejak bayi.
Setelah sempat bungkam, pihak Denada akhirnya memberikan pengakuan bahwa Ressa memang putra kandungnya yang lahir di luar pernikahan, namun ia membantah tuduhan telah membuang atau menelantarkan anak tersebut.
Konflik memanas ketika Ressa melayangkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Banyuwangi dengan tuntutan ganti rugi sebesar Rp7 miliar. Ressa merasa hak-haknya sebagai anak diabaikan selama puluhan tahun, termasuk masalah biaya pendidikan.
Denada berdalih merahasiakan status Ressa justru demi melindunginya dari tekanan publik dan dampak negatif masa lalu.