TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Perayaan malam takbiran di Kota Medan tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh semarak.
Kawasan Lapangan Merdeka menjadi pusat keramaian dalam gelaran pawai malam takbiran yang menghadirkan suasana hangat, religius, sekaligus penuh kegembiraan di tengah masyarakat yang tengah menyambut Hari Raya Idulfitri.
Berdasarkan pantauan Tribun Medan di lokasi, ribuan warga tumpah ruah memadati kawasan sekitar Lapangan Merdeka.
Arus lalu lintas dari arah Jalan Raden Saleh menuju Jalan Balai Kota terlihat padat oleh kendaraan. Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Stasiun Kereta Api.
Sementara itu, Jalan Pulau Pinang berubah menjadi ruang publik dadakan, tempat masyarakat berkumpul untuk menyaksikan iring-iringan puluhan mobil hias dari berbagai kecamatan di Kota Medan.
Pawai malam takbiran ini menjadi daya tarik utama bagi warga.
Beragam mobil hias yang dihiasi ornamen Islami, lampu warna-warni, serta pengeras suara yang mengumandangkan takbir, menambah kemeriahan suasana.
Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun tampak antusias menikmati momen yang hanya datang setahun sekali tersebut.
Ribuan masyarakat terlihat berjalan santai sambil menikmati suasana malam bersama keluarga.
Mereka memanfaatkan momentum ini untuk bersilaturahmi sekaligus merasakan kebersamaan di penghujung bulan Ramadan.
Cuaca yang cukup bersahabat turut mendukung kenyamanan warga dalam mengikuti rangkaian kegiatan malam takbiran.
Salah seorang warga, Fitri, yang datang dari Kecamatan Medan Tembung mengaku sengaja hadir bersama keluarganya untuk menyaksikan pawai tersebut. Ia mengatakan kebahagiaan anak-anak menjadi alasan utama dirinya datang ke lokasi.
“Kami mau lihat mobil pawai, mobil hias, sekalian bawa anak-anak karena mereka ingin melihat langsung. Kita senang kalau anak senang dan bisa ikut merasakan suasana malam takbiran ini,” kata Fitri kepada Tribun Medan.
Fitri juga mengungkapkan, dirinya datang bersama keluarga besar mulai dari orang tua, saudara, hingga anak-anak. Ia berharap momen Idulfitri tahun ini membawa keberkahan bagi semua.
“Datang sama bapak, abang, suami, anak-anak, kakak. Semoga semua sehat, diberi keberkahan, dan semuanya berjalan lancar. Ya senang saja, ini kan sudah jadi tradisi setiap hari besar, jadi kita syukuri,” tambahnya.
Perayaan malam takbiran di Kota Medan tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga.
Nuansa religius yang berpadu dengan semangat kebersamaan menjadikan malam takbiran sebagai momen yang dinanti-nanti setiap tahunnya.
(cr29/tribun-medan.com)