BANGKAPOS.COM--Ucapan taqabbalallahu minna wa minkum menjadi salah satu kalimat yang paling sering terdengar saat perayaan Hari Raya Idulfitri.
Ucapan ini lazim disampaikan sesama Muslim sebagai doa setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Kalimat tersebut memiliki makna, “Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan amal ibadah kalian semua.
” Dalam tradisi masyarakat, ucapan ini kerap diiringi dengan kalimat lain seperti minal aidin wal faizin, shiyamana wa shiyamakum, hingga kullu ‘amin wa antum bikhair.
Meski sering diucapkan, tidak sedikit masyarakat yang belum memahami arti sebenarnya dari taqabbalallahu minna wa minkum, termasuk cara menjawab ucapan tersebut.
Padahal, ungkapan ini memiliki makna doa yang mendalam dan telah menjadi bagian dari tradisi umat Islam sejak lama.
Pada umumnya, ucapan taqabbalallahu minna wa minkum ini diucapkan bersama dengan ucapan “minal aidin wal faidzin”.
Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum
Ucapan taqabbalallahu minna wa minkum memiliki arti:
“Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan amal ibadah kalian semua.”
Ucapan ini sering disertai dengan kalimat lain seperti:
Shiyamana wa shiyamakum (semoga puasa kita diterima)
Kullu ‘amin wa antum bikhair (semoga setiap tahun kita dalam kebaikan)
Selain itu, ada juga ucapan yang populer di masyarakat:
Minal aidin wal faizin
Artinya: semoga kita termasuk orang-orang yang kembali (fitrah) dan menang
Dalam sejumlah riwayat, ucapan tersebut disebut telah digunakan sejak zaman para sahabat Nabi Muhammad SAW.
Saat berjumpa pada hari raya, para sahabat saling mendoakan dengan kalimat taqabbalallahu minna wa minkum sebagai bentuk harapan agar amal ibadah mereka diterima Allah SWT.
Untuk menjawab ucapan tersebut, umat Muslim dapat membalas dengan kalimat serupa, yaitu taqabbalallahu minna wa minkum.
Selain itu, jawaban lain yang juga umum digunakan adalah minna wa minkum taqabbal ya karim, yang bermakna doa agar Allah Yang Maha Mulia menerima amal ibadah semua pihak.
Ada pula versi jawaban yang lebih panjang, seperti taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim, wa ja’alanallahu wa iyyakum minal ‘aidin wal faizin wal maqbulin kullu ‘aamin wa antum bi khair.
Ucapan ini berisi doa agar setiap tahun umat Muslim senantiasa berada dalam kebaikan, kembali kepada fitrah, dan termasuk orang-orang yang amal ibadahnya diterima.
Selain jawaban panjang, respons singkat seperti aamiin juga tetap dapat digunakan sebagai bentuk balasan.
Dengan demikian, ucapan taqabbalallahu minna wa minkum bukan sekadar tradisi lisan saat Lebaran, tetapi juga mengandung doa, harapan, dan nilai kebersamaan yang telah diwariskan sejak masa awal Islam.
Adapun ucapan taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, kullu ‘amin wa antum bikhair memiliki arti “semoga Allah menerima (puasa) kita dan setiap tahun semoga kita senantiasa dalam kebaikan.”
Contoh Ucapan Versi Panjang
Selain versi singkat, ada juga versi panjang yang sering digunakan:
“Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim, wa ja’alanallahu wa iyyakum minal ‘aidin wal faizin wal maqbulin kullu ‘aamin wa antum bi khair.”
Artinya:
Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian, wahai Yang Maha Mulia, terimalah. Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali, menang, dan diterima amalnya, serta selalu dalam kebaikan setiap tahun.
Berikut ini beberapa doa dan tulisan Arab taqabbalallahu minna wa minkum:
1. Taqabbalallahu Minna wa Minkum wa Taqabbal ya Karim
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ وَ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ
Artinya: “Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan kamu semua, dan terimalah ya (Allah) Yang Maha Mulia.”
2. Taqabbalallahu Minna wa Minkum wa Ahalahullahu ‘alaik
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ وَأَحَالَهُ اللَّهُ عَلَيْك
Artinya: “Semoga Allah menerima (amalan) dari kami dan darimu sekalian dan semoga Allah menyempurnakannya atasmu.”
3. Taqabbalallahu Minna wa Minkum Shiyamana wa Shiyamakum
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ
Artinya: “Semoga Allah menerima kita dan kamu semua, puasa kita dan puasa kamu semua.”
Jawaban Ucapan Taqabbalallahu minna wa minkum
1. Menjawab dengan Hal yang Serupa
Dari Habib bin Umar Al Anshari, ayahnya bercerita kepadanya bahwa beliau bertemu dengan Watsilah radhiallahu ‘anhu ketika hari raya, maka ketika ia mengucapkan kepada Watsilah, “Taqabbalallahu minna wa minkum,”
Watsilah menjawab, “Taqabbalallahu minna wa minkum.” (HR. Ad-Daruquthni dalam Mu’jam Al Kabir)
Hal ini merupakan perwujudan dari firman Allah SWT dalam Al-Qur’an.
2. Menjawab dengan Minna Waminkum Taqobbal ya Karim
Jawaban lainnya yang bisa Anda gunakan untuk membalas ucapan taqabbalallahu minna wa minkum yakni:
Minna waminkum taqobbal ya karim
Artinya: “Ya Allah Yang Maha Mulia terimalah amal kami dan kamu.”
3. Selain itu, ucapan taqabbalallahu minna wa minkum bisa ditambahkan dengan taqabbal yaa kariim, wa ja’alanallahu wa iyyakum minal ‘aidin wal faizin.
Ada juga yang menambahkan dengan wal maqbulin kullu aamin wa antum bikhair. Berikut jika digabungkan menjadi:
4. Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanallahu wa iyyakum minal ‘aidin wal faizin wal maqbulin kullu ‘aamin wa antum bi khair.
Artinya: “Semoga Allah menerima (amal ibadah Ramadhan) kami dan kamu. Wahai Allah Yang Maha Mulia, terimalah! Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang serta diterima (amal ibadah). Setiap tahun semoga kamu senantiasa dalam kebaikan.”
5. Atau bisa juga menjawab dengan singkat : Aamiin.
Wartakotalive/Gramedia.com