Viral Kericuhan di Depan Minimarket Kecamatan Batibati Tanahlaut, Diduga Dipicu Kembang Api
Budi Arif Rahman Hakim March 21, 2026 05:52 PM

 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sebuah video kericuhan (disebut-sebut perkelahian) berdurasi sekitar 15 detik viral di media sosial dan menjadi perbincangan warga Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (21/3/2026).

Peristiwa tersebut disebut terjadi di depan sebuah minimarket di Batibati, pada tengah malam hari tadi atau Sabtu dinihari.

Dalam video yang beredar luas, tampak puluhan anak muda berkerumun di halaman minimarket yang berada di tepi Jalan A Yani. 

Situasi dengan cepat memanas, sejumlah orang terlihat saling dorong, adu pukul, hingga melempar benda di lokasi kejadian. Juga terlihat lesatan kembang api.

Baca juga: Banjir Pelanggan, Tukang Cukur di Kotabaru Ini Baru Potong Rambut di Malam Takbiran

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kalsel Hari Kedua Idul Fitri Minggu 22 Maret 2026, Hujan Turun Sejak Pagi

Informasi yang beredar menyebutkan perkelahian itu terjadi di kawasan Batibati. Namun, saat dikonfirmasi, Kepala Desa Batibati, H Mulyadi membenarkan adanya kejadian tersebut, meski memastikan lokasi tepatnya berada di desa lain.

“Memang ada kejadian itu, tapi bukan di wilayah kami. Itu di Desa Ujung,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kepala Desa Ujung, H Andi mengaku tidak berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Meski demikian, ia sempat menerima informasi terkait peristiwa tersebut dari warga.

“Saya tidak di tempat kejadian, tapi sempat mendengar ada perkelahian. Informasinya dipicu oleh kembang api,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak yang terlibat bukan merupakan warga Desa Ujung, melainkan orang luar daerah.

“Warga yang terlibat bukan warga Desa Ujung, melainkan orang luar,” tambahnya.

Warga pun berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama di ruang publik yang rawan memicu kerumunan. (banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.