Breaking News : Malam Takbiran Mencekam, Pria di Sumsel Dibacok OTD, Pelaku Ada Tiga
Refly Permana March 21, 2026 06:27 PM

 

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Malam takbiran pada Jumat (20/3/2026) menjadi momen mencekam di Simpang Ketuay, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan.

Pria inisial BS (24) mengalami luka berat setelah dibacok tiga orang tak dikenal (OTD) menggunakan senjata tajam jenis pedang.

Jajaran Polres OKU Selatan bergerak cepat menindaklanjuti laporan kejadian tersebut. 

Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta menelusuri jejak ketiga pelaku yang hingga kini masih berstatus orang tidak dikenal.

Baca juga: Nasib Rehan Mahasiswa UIN Suska Nekat Bacok Farra usai Cinta Ditolak, Benih Cinta Muncul saat KKN

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

“Peristiwa ini menjadi prioritas kami. Penyidik Polres OKU Selatan telah bergerak cepat di lapangan untuk mengungkap identitas para pelaku. Kami pastikan upaya pengejaran terus dilakukan hingga para pelaku berhasil ditangkap,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penggunaan senjata tajam dalam aksi kekerasan di ruang publik merupakan ancaman nyata terhadap keamanan masyarakat, sehingga penanganannya tidak bisa ditunda.

“Ini bukan sekadar tindak penganiayaan biasa. Ada unsur kekerasan terbuka dengan senjata tajam yang membahayakan keselamatan orang lain. Karena itu, kami berkomitmen menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Nandang juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam membantu proses pengungkapan kasus. 

Menurutnya, informasi sekecil apa pun dari warga dapat mempercepat penangkapan pelaku.

“Jika ada yang mengetahui identitas atau keberadaan pelaku, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan 110. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan bersama,” imbaunya.

Saat ini, penyidik masih terus mengembangkan kasus guna mengungkap motif di balik penyerangan tersebut, termasuk kemungkinan adanya keterkaitan dengan aksi pengeroyokan yang lebih dulu terjadi di lokasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.