Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN- Sebanyak 1.500 jip wisata Asosiasi Jip Wisata Lereng Gunung Merapi (AJWLM) siap melayani wisatawan selama libur Lebaran.
Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Gunung Merapi (AJWLM), Dardiri mengatakan sepanjang bulan Ramadan, kunjungan wisatawan memang sepi. Pihaknya kemudian memanfaatkan waktu untuk melakukan peremajaan armada.
Namun, kunjungan wisatawan mulai meningkat kemarin, Jumat (20/3). Lebih dari 100 pengunjung menikmati wisata jip Merapi. Ia memperkirakan kunjungan wisatawan akan ramai hingga satu minggu ke depan.
"Mulai besok mungkin sudah mulai ramai. Ini yang sudah siap sekitar 1.500, dengan warna baru, cat baru, semuanya diperbaiki saat puasa kemarin," katanya, Sabtu (21/3/2026).
Ia menyebut pihaknya tidak menaikkan harga wisata jip Merapi. Masih sama seperti sebelumnya, tarif dipatok mulai dari Rp400 hingga Rp800 ribu.
"Tidak ada kenaikan tarif, masih sama seperti sebelumnya. Tergantung jaraknya. Namun mayoritas kalau liburan seperti ini wisatawan milih yang short, yang sampai bunker," sambungnya.
Menurut dia, penutupan Obyek Wisata Alam (OWA) di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi tidak memengaruhi operasional jip wisata.
Seperti diketahui, Balai Taman Nasional Gunung Merapi menutup OWA di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi Sabtu (21/3) dan akan buka kembali pada Minggu (22/3) besok.
"Tidak berpengaruh, karena kan rute jip tidak melewati kawasan TNGM. Cuma yang Kaliurang (Tlogo Muncar), tetapi kan nggak lewat situ (tidak masuk area Tlogo Muncar)," imbuhnya. (maw)