SUPERBALL.ID - Pemain keturunan Indonesia tengah diusik, isu paspor ganda dihembuskan oleh salah satu kontestan Eredivisie setelah kalah dengan kebobolan setengah lusin gol.
Bermula saat NAC Breda kalah 0-6 dari Go Ahead Eagles dalam lanjutan Eredivisie Liga Belanda, tiba-tiba Dean James dituduh memiliki paspor ganda.
NAC menuduh Dean James tidak layak dimainkan oleh Go Ahead dengan alasan sang pemain masih menggunakan paspor Belanda.
Padahal Dean James telah dinaturalisasi oleh Indonesia pada tahun lalu dan sudah beberapa kali bermain untuk tim nasional.
Manajer Umum Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop telah menanggapi isu ini, dan memastikan keabsahan dokumen sang pemain.
Ia menyebut Dean James masih menggunakan paspor Belanda saat tanda tangan kontrak, Willem menegaskan masalah ini sudah ditangani pengacara klub.
"Saya sudah mendengar sesuatu tentang hal itu," ujar Jan Willem van Dop dikutip dari De Telegraaf.
"Seorang pengacara menyebutkan sesuatu tentang ini dalam sebuah podcast. Masalah ini berawal dari situ, masalah ini juga sudah ditangani pengacara kami dan KNVB."
"Yang saya ketahui pasti adalah Dean James memiliki paspor Belanda yang sah pada saat kami menandatangani kontrak dengannya dan kami membuat kontrak dengannya berdasarkan hal itu," imbuhnya.
Isu paspor ganda ini bisa menyebar ke pemain keturunan Indonesia lainnya yang berkarier di Liga Belanda.
Seperti Maarten Paes (Ajax Amsterdam), Justin Hubner (Fortuna Sittard), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), dan Miliano Jonathans (FC Utrecht).
Namun untuk nama pertama daftar ini cukup spesial, laporan De Telegraaf menyebut Maarten Paes tidak akan tersentuh.
Paes disebut telah menggunakan paspor Indonesianya saat dibeli Ajax dari FC Dallas pada Januari 2026 lalu, sehingga tak akan ada masalah untuknya.
De Telegraaf menyebut proses Paes mendapatkan izin bermain cukup lama, selain itu sang pemain juga mendapat gaji sebagai pemain non-Uni Eropa.
"Kiper tim nasional Indonesia, Maarten Paes, telah bermain untuk Ajax sejak Januari, tetapi masalah ini tidak berpengaruh bagi klub Amsterdam tersebut.
"Ajax mengontrak Paes berdasarkan paspor Indonesianya dan telah melalui semua prosedur yang diperlukan."
"Akibatnya, Paes juga membutuhkan waktu lebih lama untuk memenuhi syarat bermain."
"Ajax harus mengajukan izin kerja untuk Paes dan membayarnya gaji sesuai dengan pedoman yang melebihi batas gaji untuk pemain non-Uni Eropa," imbuhnya.
Sementara itu KNVB juga sudah bertindak merespons dugaan paspor ganda, terutama terhadap status pertandingan NAC melawan Go Ahead.
Laga itu dapat dibatalkan karena dinilai tidak sah jika status Dean James dengan paspor Belanda saat tanda tangan kontrak dipermasalahkan.
"Dewan Kompetisi Sepak Bola Profesional telah mencatat permintaan dari NAC Breda," bunyi pernyataan KNVB.
"Guna menyatakan pertandingan melawan Go Ahead Eagles pada 15 Maret 2026 tidak sah dan mungkin diulang menyusul pertanyaan mengenai kelayakan pemain Go Ahead Eagles,"
"Masalah ini tentu saja sedang dipelajari dengan cermat. Ini menyangkut kasus yang kompleks dengan banyak dimensi. Itu membutuhkan waktu," imbuh mereka.