Ernando Ari Dicoret Timnas Indonesia, Persebaya Justru Dapat Keuntungan 
Wiwit Purwanto March 22, 2026 12:32 PM

 

SURYA.co.id SURABAYA - Kabar mengejutkan datang dari Timnas Indonesia. Ernando Ari, kiper utama Persebaya Surabaya, resmi dicoret dari skuad Garuda untuk ajang FIFA Series 2026.

Pelatih John Herdman awalnya memanggil 41 pemain untuk persiapan FIFA Series 2026.

Setelah melalui seleksi, ia menetapkan 24 nama yang akan tampil. Artinya, ada 17 pemain yang dicoret, termasuk Ernando Ari, Marc Klok, dan Adrian Wibowo.

Keputusan ini membuat Ernando, yang tampil konsisten bersama Bajol Ijo dengan 23 penampilan di Liga 1 musim ini, harus absen dari ajang internasional. Padahal, ia mendapat banyak pujian dari Bonek sebagai kiper muda yang berprestasi.

Timnas Indonesia kemudian akan diperkuat empat kiper: Cahya Supriadi, Emil Audero, Maarten Paes, dan Nadeo Argawinata. 

FIFA Series 2026 di Jakarta

Untuk diketahui, Gelaran FIFA Series 2026 akan diikuti empat negara: Indonesia, Bulgaria, St. Kitts dan Nevis, serta Kepulauan Solomon.

Ajang ini berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Indonesia akan menghadapi St. Kitts dan Nevis pada Jumat, 27 Maret 2026. Di laga lain, Bulgaria bertemu Kepulauan Solomon.

Pemenang akan melaju ke final pada 30 Maret, sementara tim yang kalah beradu untuk perebutan posisi ketiga.

Baca juga: Persebaya Surabaya Siapkan Latihan Individu Untuk Pemain

Ajang ini menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk mengukur kekuatan menjelang Piala AFF 2026.

Herdman menegaskan fokusnya adalah membangun tim yang solid dengan pemain yang siap tampil di level internasional.

Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Kiper:

  • Cahya Supriadi
  • Emil Audero
  • Maarten Paes
  • Nadeo Argawinata

Bek:

  • Dean James
  • Dony Tri Pamungkas
  • Elkan Baggott
  • Jay Idzes
  • Justin Hubner
  • Kevin Diks
  • Nathan Tjoe-A-On
  • Rizky Ridho
  • Sandy Walsh

Tengah:

  • Calvin Verdonk
  • Eliano Reijnders
  • Ivar Jenner
  • Joey Pelupessy
  • Jordi Amat

Depan:

  • Beckham Putra Nugraha
  • Mauro Zijlstra
  • Ole Romeny
  • Ragnar Oratmangoen
  • Ramadhan Sananta
  • Yakob Sayuri 

Dampak bagi Ernando Ari dan Persebaya

Dicoretnya Ernando dari Timnas tentu menjadi pukulan bagi sang kiper. Namun, hal ini bisa menjadi keuntungan bagi Persebaya Surabaya. Ernando akan lebih fokus menjaga gawang Bajol Ijo di sisa kompetisi Liga 1.

Persebaya saat ini berada di peringkat tujuh klasemen dengan 39 poin.

Kehadiran Ernando di bawah mistar tetap vital untuk menjaga asa tim menembus empat besar.

Dukungan Bonek juga tetap mengalir untuk sang kiper.

Komentar di media sosial menegaskan bahwa Ernando adalah legenda muda yang harus terus dipertahankan.

Sementara itu pada jeda kompetisi Super League selama dua pekan dimanfaatkan pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, untuk membenahi kondisi fisik dan mental tim.

Momentum ini diharapkan menjadi titik balik Bajol Ijo setelah kekalahan telak dari Borneo FC.

Susun Program Khusus

Bernardo Tavares menegaskan bahwa masa rehat bukan berarti para pemain berhenti berlatih. Ia bersama staf pelatih menyusun program khusus agar kebugaran tetap terjaga, yakni:

Pemain dibagi ke dalam beberapa kelompok latihan. 

Setiap kelompok dipantau staf teknis yang bertanggung jawab.

Program individu diberikan agar pemain tetap disiplin menjaga kondisi.

“Kami memutuskan untuk memberikan waktu kepada para pemain sebelum kembali mempersiapkan diri. Target kami adalah kembali lebih kuat, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara mental,” jelas Tavares dikutip SURYA.co.id dari situs Persebaya

Kekalahan 1-5 dari Borneo FC menjadi pelajaran berat. Namun, Tavares melihat tekad para pemain untuk bangkit. “Kekalahan 1-5 tentu menjadi pelajaran yang berat bagi kami, dan saya percaya semua pemain ingin bangkit dan menjadi lebih kuat,” ucapnya.

Program latihan individu dirancang agar pemain tetap siap menghadapi intensitas kompetisi.

“Setiap pemain juga mendapatkan program latihan individu yang harus dijalankan selama masa jeda ini. Tujuan kami jelas, agar mereka tetap bekerja dengan baik selama rehat dan bisa kembali dalam kondisi yang lebih kuat ketika tim kembali berkumpul,” tambahnya.

Jeda kompetisi memberi ruang bagi Persebaya untuk memperbaiki diri. Tavares menekankan bahwa pemeriksaan kondisi akan dilakukan saat tim kembali berkumpul. “Karena itu, pada hari pertama latihan nanti kami akan kembali melakukan pengecekan kondisi mereka, dan saya berharap semuanya datang dalam keadaan siap,” pungkasnya.

Dengan dukungan penuh Bonek, jeda kompetisi diharapkan menjadi titik balik. Atmosfer Gelora Bung Tomo akan kembali menjadi energi tambahan bagi Bajol Ijo dalam laga berikutnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.