Jakarta (ANTARA) - Apple hampir mengakuisisi Lux Optics yang merupakan perusahaan rintisan pengembang aplikasi kamera Halide sebagai upaya untuk meningkatkan pengalaman kamera iPhone.
Lux Optics juga dikenal sebagai pengembang aplikasi terkait pencitraan lainnya seperti Kini, Spectre, dan Orion.
Dilaporkan GSM Arena, Sabtu (21/3) waktu setempat, kesepakatan tersebut diungkapkan oleh salah satu pendiri Lux Optics.
Kesepakatan itu berakhir gagal pada September 2025 karena pertimbangan internal Lux Optics.
Laporan itu meyakini bahwa Apple sudah sangat dekat dan berencana meningkatkan pengalaman kamera di aplikasi kamera bawaan iPhone jika kesepakatan itu berhasil.
Namun para pendiri Lux Optics akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan kesepakatan tersebut karena mereka mempercayai bahwa pembaruan layanan di aplikasi-aplikasinya termasuk Halide dapat meningkatkan valuasi perusahaan.
Sebenarnya Apple tampak berambisi mengembangkan pengalaman kameranya, rumor beredar menyebut Apple tengah mengerjakan fitur bukaan variabel untuk kamera iPhone 18 Pro yang disiapkan rilis musim gugur ini.
Jadi tidak mengherankan apabila perusahaan mencari perangkat lunak dengan fitur canggih untuk mengoptimalkan pengalaman perangkat keras kamera yang telah ditingkatkan.
Meski kesepakatan dengan Lux Optics tidak terjadi, tetap ada hikmah di balik kejadian itu.
Langkah ini menjadi sinyal jelas bahwa Apple berencana untuk menawarkan peningkatan signifikan pada kamera iPhone di 2026.







