Polresta Kecewa Dinsos Mamuju Sulit Dihubungi Wanita Diduga ODGJ Berkeliaran Justru Ditangani Polisi
Ilham Mulyawan March 22, 2026 03:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pihak Polresta Mamuju merasa kecewa dengan Dinas Sosial Kabupaten Mamuju, setelah pihak Dinsos sulit dihubungi terkait diamankannya seorang Wanita diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Masjid Al Aqsa, Jl Yos Sudarso, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat pada Minggu (22/3/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa perempuan tersebut juga tidak memiliki kartu identitas.

Baca juga: Polisi Amankan Wanita Tanpa Identitas di Mamuju Akan Diserahkan ke Dinas Sosial

Baca juga: Korban Pengeroyokan di Tapalang Mamuju Kecewa Pelaku Tak Ditangkap Kapolsek Sebut Ditangani Polresta

Wanita itu dibawa ke Mapolresta Mamuju, sembari petugas mencoba menghubungi pihak Dinas Sosial Mamuju untuk ditangani lebih lanjut.

Namun kemudian komunikasi buntu, setelah tak satu pun petugas Dinsos Mamuju bisa dihubungi.

"Kami telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Mamuju dengan menghubungi salah satu petugas, Masita. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Namun hingga saat ini, upaya komunikasi tersebut masih belum tersambung," ungkap Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir.

Persoalan kemudian muncul, setelah wanita itu meninggalkan Mako Polresta Mamuju, menuju perempatan Pertamina simbuang, namun masyarakat di sekitar merasa terganggu keberadaanya.

Wanita Tanpa Identitas - Wanita tanpa identitass dan diduga terlantar diamankan Personel piket jaga Polresta Mamuju, Minggu (22/3/2026). Wanita ini sebelumnya dikabarkan  berada di Masjid Al Aqsa di Jl Yos Sudarso, Mamuju namun tak mengungkapkan identitasnya
Wanita Tanpa Identitas - Wanita tanpa identitass dan diduga terlantar diamankan Personel piket jaga Polresta Mamuju, Minggu (22/3/2026). Wanita ini sebelumnya dikabarkan berada di Masjid Al Aqsa di Jl Yos Sudarso, Mamuju namun tak mengungkapkan identitasnya (Tribun-Sulbar.com/Polresta Mamuju)

Sehingga petugas piket Pamapta I Polresta Mamuju Aiptu Roni Rombe Sallata kembali mengamankan perempuan ODGJ tersebut ke Mako Polresta Mamuju dalam pengawasan, sembari menunggu konfirmasi dari Dinas Sosial Kabupaten Mamuju.

"Namun perempuan ODGJ tersebut selalu ingin meninggalkan Mako Polresta Mamuju, dan piket Mako mencoba menghalangi agar ODGJ tidak meninggalkan Mako Polresta Mamuju," lanjut Herman.

Kantor Kosong

Petugas, kata Herman juga telah mendatangi kantor dinas sosial Mamuju, namun ditemukan kantor dalam keadaan kosong.

Menghubungi via telpon juga telah dilakukan namun tidak tersambung.

"Sementara kami ini di kepolisian juga ada tugas lain terkait pengamanan seperti patroli dan mendatangi TKP. Kami tidak ada fasilitas untuk orang terduga ODGJ," keluh Herman. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.