- Ribuan umat Muslim tetap melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Agung Imam Khomeini, Teheran, pada Sabtu (21/3/2026).
Ibadah ini berlangsung khusyuk meskipun operasi militer Amerika Serikat dan Israel masih terus berlanjut di berbagai wilayah Iran.
Setelah salat, Imam Mohammad-Javad Haj Ali Akbari menyampaikan pidato keras yang ditujukan langsung kepada pihak Amerika Serikat.
"Mereka (AS) harus pergi dan menghilang dari wilayah ini, dan wilayah ini harus dibersihkan dari kehadiran mereka yang keji," tegas Ali Akbari.
Ia menambahkan bahwa kekotoran tersebut harus segera disucikan dari seluruh wilayah Islam yang ada saat ini.
Imam juga mengungkapkan adanya strategi baru Republik Islam untuk memberikan perlawanan yang lebih menghancurkan bagi musuh.
"Strategi baru di Republik Islam adalah dengan memberikan pukulan yang lebih serius, lebih keras, dan lebih menghancurkan terhadap mereka," ujarnya.
Ia menekankan bahwa perkumpulan massa di jalanan dan masjid akan terus dilakukan sebagai bentuk pengorganisasian bangsa.
"Kami akan terus melanjutkan kehadiran ini selama diperlukan. Masjid-masjid kami adalah basis utama bagi kehadiran bangsa kami untuk membutakan musuh," lanjutnya.
Ali Akbari memastikan bahwa koordinasi antara massa di jalanan dan alun-alun kota akan terus berlanjut hingga meraih kemenangan.
Pemerintah Iran sendiri telah menetapkan hari Sabtu sebagai dimulainya perayaan Idul Fitri 1447 H bagi seluruh rakyatnya.
(*)
https://www.viory.video/en/videos/a3030_21032026/we-will-continue-this-presence-thousands-perform-eid-al-fitr-prayers-at-tehran-s-imam-khomeini-grand-mosalla