Hina Nyepi, Bule Swiss Jadi Tersangka, PHDI Bali: Harus Ditindak Tegas
Ida Ayu Suryantini Putri March 22, 2026 03:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - WNA Asal Swiss pemilik akun Instagram @luzzysun resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali.

Penetapan tersangka ini merupakan buntut dari unggahan story Instagram bernada menghina yakni "Fuck Nyepi Day and Fuck Your Rules Too."

LAZ ditetapkan tersangka terkait dugaan tindak pidana terhadap agama dan kepercayaan.

Terkait penetapan tersangka tersebut, Ketua PHDI Bali, I Nyoman Kenak menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Marak Live Streaming Medsos Saat Nyepi di Bali, PHDI: Kembali Pada Mulat Sarira Diri Sendiri

"Saya sangat mengapresiasi langkah dari penegak hukum. Itu termasuk pelecehan agama dan harus ditindak tegas. Kami menyerahkan sepenuhnya untuk penanganan kasusnya kepada penegak hukum dan ahli hukum," kata Kenak, Minggu, 22 Maret 2026.

Kenak juga menyoroti kejadian live media sosial saat pelaksanaan Nyepi.

Menurutnya hal itu sangat tidak etis apalagi yang melakukannya adalah umat Hindu yang harusnya menghormati Nyepi.

Apalagi yang melakukan live tak senonoh yang ramai diperbincangkan.

Baca juga: Nyepi Mencekam di Buleleng, Komang Agus Tebas Kadek Sastrawan Gunakan Samurai

Aksi tak terpuji tersebut selain merupakan pelecehan, menurutnya itu juga bisa menjurus pada pelanggaran UU ITE.

"Hal-hal seperti itu sangat disayangkan bisa terjadi. Harusnya kita sebagai umat Hindu menghormati Nyepi. Kami menyerahkan kepada penegak hukum untuk mengambil langkah-langkah yang sesuai dengan hukum yang berlaku," paparnya.

Kenak menyebut dalam pelaksanaan Nyepi kali ini ada kejadian yang melanggar norma sosial dan norma hukum.

Baca juga: 10 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung Saat Hari Raya Nyepi, Kerugian Belasan Juta Rupiah

Untuk norma sosial pihaknya bersama desa adat setempat akan melakukan pembinaan.

Sehingga hal tersebut tidak terulang kembali.

Sementara untuk pelanggar norma hukum seperti kasus penebasan, unggahan melecehkan Nyepi dan live tak senonoh, pihaknya menyerahkan kepada penegak hukum.

Meski begitu, secara umum ia menyebut pelaksanaan Nyepi tahun ini cukup bagus.

Walau pun sebelum Nyepi ada beberapa hiruk-pikuk seperti wacana pemindahan tegak Nyepi hingga ramai terkait edaran Nyepi.

"Tapi secara umum lancar dan Nyepi berlangsung cukup khusyuk. Dari melasti, tawur, sipeng dan ngembak geni berjalan lancar," paparnya.

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada umah Hindu dan non Hindu yang telah mendukung kelancaran Nyepi tahun ini. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.