Kronologi Speedboat Tersedot Pusaran Air di Pedamaran OKI, Pengemudi Hilang, Sempat Diingatkan Warga
Shinta Dwi Anggraini March 22, 2026 03:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Hingga Minggu (22/3/2026), pencarian terhadap Iwan (35), pengemudi speedboat yang hilang di perairan Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, masih terus dilakukan.

Sehari sebelumnya, speedboat berisi tiga orang termasuk Iwan, tersedot masuk ke dalam pusaran air di lokasi kejadian, Sabtu (22/3/2026) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun,warga setempat sempat mengingatkan pengemudi dan speedboat tersebut mengenai berbahayanya perairan yang akan mereka lewati.

Kronologi

Kejadian ini bermula saat speedboat yang dikemudikan Iwan berangkat dari Desa Semuntul, Kabupaten Banyuasin, dengan tujuan Kayuagung, OKI.

Di tengah perjalanan, rombongan sempat menepi di sekitar Desa Sukaraja untuk menanyakan arah jalan kepada warga setempat.

Saat itulah, warga sebenarnya sudah memberikan peringatan keras kepada sang pengemudi.

PENCARIAN KORBAN -- Petugas gabungan melakukan pencarian perahu tenggelam di Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Dilaporkan, sebuah speedboat tersedot pusaran air di perairan wilayah ini pada Sabtu (21/3/2026) sore.
PENCARIAN KORBAN -- Petugas gabungan melakukan pencarian perahu tenggelam di Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Dilaporkan, sebuah speedboat tersedot pusaran air di perairan wilayah ini pada Sabtu (21/3/2026) sore. (Dokumentasi/Basarnas OKI)

Baca juga: Breaking News : Speedboat Tersedot Pusaran Air di Pedamaran OKI, Satu Korban Hilang

"Warga sudah mengarahkan agar mereka putar balik dan cari jalur lain. Sebab, rute yang mau dilewati itu sangat berbahaya, banyak rintangan dan ada hole (pusaran air)," ujar seorang sumber informasi di lapangan.

Namun sayang, peringatan tersebut tidak digubris. Pengemudi tetap nekat melanjutkan perjalanan menerjang jalur maut tersebut.

Nahas tak dapat ditolak, sekitar pukul 18.30 WIB, saat kondisi mulai gelap, speedboat tersebut kehilangan kendali tepat di titik pusaran air. Kapal kecil itu seketika tersedot masuk ke dalam hole (pusaran air).

2 Selamat, 1 Hilang

Dua orang penumpang yang berada di atas kapal berhasil menyelamatkan diri berkat aksi cepat warga sekitar yang melihat kejadian.

Namun, sang pengemudi tidak seberuntung rekannya, ia hilang terseret arus sungai yang deras.

Sementara dikonfirmasi terpisah, Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyebut pihaknya telah menerjunkan tim tidak lama usai menerima laporan pada pukul 21.50 WIB.

"Kami langsung mengerahkan tim menuju lokasi. Saat ini, tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI/Polri, BPBD, relawan, dan warga dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU)," ujar Raymond kepada Tribunsumsel.com.

Ia menegaskan bahwa petugas segera menyisir permukaan air menggunakan perahu karet (LCR)  ke arah utara dari lokasi awal kejadian.

"Tim terus berupaya maksimal dengan menyisir sisi kanan dan kiri sungai serta menyebarkan informasi kepada warga pesisir. Kami berharap korban dapat segera ditemukan," tambah Raymond.

Menanggapi kejadian ini, Raymond mengimbau dengan keras masyarakat, khususnya pengguna transportasi air di wilayah Sumatera Selatan, untuk lebih mengutamakan keselamatan.

"Kami ingatkan, tolong perhatikan kondisi jalur. Jika warga lokal sudah mengingatkan jalur itu berbahaya, jangan dipaksa. Selain itu, pastikan selalu memakai life jacket (pelampung) guna meminimalisasi risiko kecelakaan fatal di jalur perairan," pesannya.

 

 

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.