TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Arus kendaraan yang datang ke Bali via Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana dilaporkan sudah mulai meningkat, Minggu 22 Maret 2026.
Meskipun belum signifikan, arus balik Lebaran 2026 ini diprediksi bakal terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Polres Jembrana telah menyiagakan sebanyak 270 personel untuk pengamanan selama arus balik mudik tahun ini.
Baca juga: Belasan Jawaban Bijak Dan Humoris Dari Pertanyaan Kapan Nikah Saat Lebaran: Semua Ada Waktunya
Menurut informasi yang diperoleh, satu persatu kendaraan yang baru masuk Pelabuhan Gilimanuk diperiksa secara intensif oleh petugas yang berjaga di Pos 2 Pelabuhan Gilimanuk.
Tak hanya orang, kendaraan dan juga barang bawaan warga yang masuk Bali tersebut juga diperiksa.
Selama pemeriksaan, sasaran petugas yang dipimpin Padal (perwira pengendali) AKP I Putu Suparta adalah orang, barang bawaan dan juga kendaraan.
Adalah sebagai antisipasi adanya bahan peledak, senjata tajam, hingga narkotika yang mungkin dibawa warga masuk ke Bali dan berpotensi menyebabkan gangguan kamtibmas.
Baca juga: Mudik 2026: Keberangkatan Ribuan Penumpang di Terminal Mengwi Sempat Ditunda, Ini Alasannya
"Sudah mulai terlihat pergerakan (arus balik). Kita juga di Pos 2 melaksanakan pemeriksaan untuk orang yang masuk Bali via Pelabuhan Gilimanuk," ungkap Kasi Humas Polres Jembrana, IPDA I Putu Budi Arnaya saat dikonfirmasi, Minggu 22 Maret 2026.
Budi menyebutkan, secara total ada 270 orang personel yang disiagakan selama pergerakan arus balik mudik 2026 ini.
Seluruh pengendara yang masuk ke Bali akan diperiksa secara ketat namun tetap humanis.
Baca juga: Antrean Padat Saat Arus Mudik Di Gilimanuk, MTI Bali Soroti Sistem Pengelolaan Tiket
Setiap orang, kendaraan dan barang bawaan akan diperiksa petugas.
"Pemeriksaan untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas. Sampai saat ini belum ditemukan adanya barang maupun orang yang mencurigakan, dan situasi masih dalam keadaan aman serta lancar," jelasnya. (*)