TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Selain di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti, api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) juga belum padam di Desa Merbau Kecamatan Bunut hingga lebaran kedua, Minggu (22/3/2026).
Terdapat titik api yang kecil dan asap di lahan ganbut yang telah hangus.
Areal tersebut milik koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS) Desa Merbau.
Bencana Karhutla sudah berlangsung dua pekan lebih, namun api belum padam total.
Personil gabungan masih melanjutkan penanggulangan Karhutla di lapangan sampai hari kedua Idul Fitri ini.
"Pemadamandan pendingian masih berlanjut. Memang titik apinya tinggal yang kecil-kecil dan berasap," beber Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (22/3/2026).
Adapun tim yang siaga di lokasi Karhutla koperasi RTBS Desa Merbau dari regu pemadam PT Arara Abadi dan pekerja koperasi RTBS.
Lahan yang telah gosong dilalap api diperkirakan mencapai 40 hektar lebih.
Api dan asap sulit ditanggulangi lantaran lahan jenis gambut yang cukup dalam.
"Personil dari perusaahan dan pohak koperasi yang fokus pemadaman dalam dua hari ini di lokasi," kata Zulfan.
Hari ini, terpantau 49 hotspot di Pelalawan pada lebaran kedua yang tersebar di tiga kecamatan. Diantaranya ada 21 titik di Teluk Meranti, terdapat 3 titik PangkalanKerinci, dan 15 titik di Kuala Kampar.
Titik panas terus meningkat di wilayah Pelalawan sejak pertengahan bulan ramadhan sampai Idul Fitri ini. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)