Tak Perlu Lari Lama, Angkat Beban Ternyata Lebih Ampuh Cegah Diabetes
muh radlis March 22, 2026 05:54 PM

TRIBUNJATENG.COM - Olahraga rutin dikenal sebagai salah satu cara efektif untuk mengontrol kadar gula darah.

Namun, penelitian terbaru mengungkap bahwa tidak semua jenis olahraga memberikan dampak yang sama terhadap metabolisme tubuh.

Studi yang dilakukan oleh Fralin Biomedical Research Institute menemukan bahwa latihan kekuatan seperti angkat beban berpotensi lebih efektif dibandingkan latihan kardio seperti lari di treadmill dalam mengendalikan gula darah dan menurunkan risiko diabetes tipe 2.

 

Penelitian: Latihan Kekuatan vs Kardio

Dalam studi tersebut, peneliti menguji efek berbagai jenis olahraga terhadap metabolisme dengan menggunakan model tikus yang diberi pola makan tinggi lemak.

Kondisi ini dirancang untuk meniru obesitas dan resistensi insulin pada manusia.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Sepekan, Ini Sektor yang Tidak Termasuk

Tikus kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan kardio yang berlari, serta kelompok latihan kekuatan yang melakukan aktivitas mirip squat dengan beban untuk mendapatkan makanan.

Hasilnya, kedua kelompok menunjukkan peningkatan kesehatan signifikan dibandingkan kelompok yang tidak aktif, mulai dari penurunan lemak tubuh hingga peningkatan kontrol gula darah.

 

Angkat Beban Lebih Unggul

Namun, kelompok latihan kekuatan menunjukkan hasil yang lebih menonjol dalam berbagai aspek metabolisme.

"Data kami menunjukkan bahwa lari dan angkat beban mengurangi lemak di perut dan di bawah kulit, serta meningkatkan pemeliharaan glukosa darah, dengan pensinyalan insulin yang lebih baik di otot rangka," ujar Zhen Yan, profesor dan direktur lembaga tersebut.

"Yang paling utama, angkat beban mengungguli lari dalam hal manfaat kesehatan ini," ujarnya.

Peneliti menemukan bahwa latihan kekuatan tidak hanya membantu membakar lemak subkutan, tetapi juga mengurangi lemak visceral yang lebih berbahaya karena berkaitan erat dengan risiko diabetes.

 

Efek Langsung pada Metabolisme

Selain meningkatkan massa otot, latihan ketahanan juga memicu perubahan biologis pada metabolisme tubuh.

Hal ini membuat tubuh lebih efisien dalam mengolah gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Meski penelitian ini dilakukan pada hewan, temuan tersebut memperkuat bukti bahwa latihan kekuatan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan metabolik.

 

Kombinasi Latihan Tetap Disarankan

Para peneliti tetap menyarankan pendekatan olahraga yang seimbang dengan mengombinasikan latihan kardio dan kekuatan untuk hasil optimal.

Strategi ini dinilai mampu memberikan manfaat menyeluruh, mulai dari kesehatan jantung, kekuatan otot, hingga pengendalian metabolisme tubuh.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.