TRIBUNJOGJA.COM - Lonjakan aktivitas saat Lebaran tidak hanya terjadi di pusat perbelanjaan atau jalur mudik, tetapi juga merambah ke layanan sehari-hari seperti jasa laundry. Kebutuhan masyarakat untuk menyiapkan pakaian bersih di momen hari raya membuat sejumlah usaha laundry mengalami peningkatan pelanggan yang signifikan.
Kondisi ini terlihat di Many Laundry di Sewon, Bantul, layanan laundry self service yang mengalami lonjakan pelanggan sejak awal Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Kholis, pemilik usaha tersebut, menyebut peningkatan sudah mulai terasa sejak awal bulan puasa.
“Sejak awal Ramadan sudah mulai ramai, trafiknya meningkat karena orang lebih banyak menghemat aktivitas di rumah,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).
Lonjakan paling tinggi terjadi menjelang Lebaran, khususnya pada H-2 hingga H-1. Pada periode tersebut, jumlah pelanggan bahkan mencapai dua kali lipat dibandingkan akhir pekan yang biasanya sudah tergolong ramai.
“Biasanya H-2 sampai H-1 itu sampai overload, bahkan kita harus menolak pelanggan yang mau titip cuci,” katanya.
Kondisi ini membuat operasional laundry nyaris tanpa jeda. Mesin cuci terus digunakan oleh pelanggan yang datang silih berganti, bahkan antrean sempat mengular karena tingginya kebutuhan dalam waktu bersamaan.
Mayoritas pelanggan datang untuk mencuci sendiri, sesuai konsep self service yang diterapkan. Awalnya, pengguna didominasi mahasiswa karena lokasi yang dekat dengan kampus, namun kini semakin banyak masyarakat umum yang ikut memanfaatkan layanan tersebut.
Selain faktor kebutuhan Lebaran, meningkatnya jumlah pelanggan juga dipengaruhi oleh banyaknya usaha laundry lain yang tutup selama libur hari raya. Hal ini membuat pelanggan beralih ke tempat yang tetap beroperasi.
“Kami tetap buka karena ada tim yang tidak mudik, juga dibantu teman-teman non-Muslim, sekaligus ingin mengenalkan layanan ini ke pelanggan baru,” ucapnya.
Saat Lebaran, aktivitas laundry sempat menurun, namun kembali meningkat pada hari kedua dan ketiga. Meski begitu, puncak keramaian tetap terjadi menjelang hari raya, saat kebutuhan masyarakat untuk mencuci pakaian berada di titik tertinggi.(nto)