Banjir Cilangkap Jadi Evaluasi, Dinas SDA DKI Janji Hubungkan Drainase Warga ke Waduk Batu Licin
Rr Dewi Kartika H March 22, 2026 07:07 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta berjanji akan menghubungkan saluran air milik warga ke Waduk Giri Kencana atau Batu Licin guna mencegah banjir kembali terjadi di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur.

Langkah ini diambil setelah genangan sempat terjadi meski waduk yang baru diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung itu sudah beroperasi.

Jadi Evaluasi Usai Banjir

Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cipayung Dian Kartika mengakui bahwa sistem drainase di sekitar permukiman belum sepenuhnya terintegrasi dengan waduk.

“Waduk Giri Kencana/Batu Licin sebagai pengendali banjir telah beroperasi sesuai dengan SOP. Namun sejumlah saluran di area pemukiman masyarakat sekitar masih ada yang belum terhubung ke waduk, sehingga sistem drainase belum optimal,” kata Dian.

Kondisi ini membuat air dari permukiman tidak sepenuhnya mengalir ke waduk saat hujan deras mengguyur.

Saluran Akan Segera Disambungkan

Sebagai solusi, Pemprov DKI melalui Dinas SDA akan membangun saluran penghubung agar air dari lingkungan warga bisa langsung masuk ke waduk.

“Kedepannya akan dibuatkan inlet dari saluran warga yang berada di samping waduk untuk lebih maksimal tampungan waduk dan mengurangi genangan di kawasan tersebut,” ujarnya.

Dengan adanya inlet tambahan ini, diharapkan kapasitas tampung waduk bisa dimaksimalkan.

Target Cegah Banjir Terulang

Langkah ini menjadi bagian dari upaya jangka pendek dan panjang agar banjir tidak kembali terjadi, terutama saat hujan deras dengan durasi lama.

Sebelumnya, genangan di kawasan Cilangkap terjadi akibat kombinasi curah hujan tinggi dan belum optimalnya sistem drainase.

Dengan integrasi saluran warga ke waduk, Dinas SDA berharap fungsi Waduk Batu Licin sebagai pengendali banjir bisa bekerja lebih maksimal dan memberikan perlindungan nyata bagi warga sekitar.
 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.