TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Libur Lebaran 2026 di Kota Bogor terasa kurang lengkap tanpa mencicipi sajian legendaris di sepanjang Jalan Suryakencana.
Kawasan pecinan ini menjadi destinasi favorit pemudik untuk berburu kuliner autentik yang telah bertahan selama puluhan tahun.
Berbagai menu ikonik, mulai dari soto kuning hingga camilan tradisional, siap memanjakan lidah Anda bersama keluarga di hari raya.
Daya tarik utamanya terletak pada resep turun-temurun yang terus dipertahankan keaslian rasanya hingga lintas generasi.
Menjelajahi koridor ini memberikan pengalaman wisata kuliner yang membangkitkan nostalgia masa kecil di tengah suasana liburan.
Berikut adalah rekomendasi 5 kuliner legendaris di Jalan Suryakencana yang wajib masuk daftar kunjungan Anda.
1. Cungkring Pak Jumat
Bagi kamu yang suka olahan kikil yang kenyal dan gurih, Cungkring Pak Jumat menjadi destinasi kuliner yang tepat.
Cungkring Pak Jumat sudah berjualan sejak tahun 1975 dan menjadi kuliner legendaris paling terkenal di kawasan Jalan Suryakencana Kota Bogor.
Cungkring Pak Jumat merupakan kikil kaki sapi disajikan dengan guyuran bumbu kacang yang rasanya cenderung manis.
Makin lengkap jika dimakan bersama lontong, rempeyek, dan gorengan tempe tepung yang renyah.
Jika kamu tertarik mencoba, usahakan datang pagi hari mulai pukul 06.00 WIB karena menjelang siang cungkring selalu habis dibeli pengunjung.
Harga cungkring Pak Jumat cukup terjangkau berkisar Rp.20.000 per porsi.
Level kepedasan bisa disesuaikan selera. JIka ingin lebih pedas, kamu bisa menambahkan sambal hijau yang sudah disediakan.
2. Nasi Goreng Guan Tjo
Kuliner legendaris lainnya yang wajib kamu cobain saat berada di Jalan Suryakencana yaitu Nasi Goreng Guan Tjo yang sudah berjualan sejak tahun 1965 silam.
Menu yang ditawarkan di sini mulai dari nasi goreng ayam, nasi goreng sosis, dan nasi goreng ayam pete.
Menu andalannya yaitu nasi goreng pete. Di sini kamu bahkan bisa request double bahkan triple pete.
Nasi goreng legendaris yang satu ini sebenarnya dimasak menggunakan bumbu nasi goreng biasa, namun yang membedakan yaitu penggunaan kecapnya.
Nasi Goreng Guan Tjo menggunakan kecap Zebra khas Bogor dari dulu, sehingga memiliki cita rasa yang khas.
Selain nasi goreng, tersedia juga sate sapi yang menggunakan campuran daging sapi dan jeroan dengan bumbunya yang meresap sempurna.
Untuk harga makanannya cukup terjangkau mulai dari Rp.30.000 sampai Rp.45.000 per porsi. Semua menu di sini halal.
Bagi yang tertarik mencicipi kuliner legendaris ini, Nasi Goreng Guan Tjo buka setiap hari dari jam 10.00 WIB sampai 21.00 WIB.
3. Laksa Mang Wahyu
Laksa Mang Wahyu merupakan kuliner Bogor legendaris yang keberadaannya sudah ada sejak tahun 1960 silam.
Keberadaannya masih eksis dari sekarang karena mempertahankan resep rahasia keluarga yang diwariskan turun-temurun tanpa mengubahnya sejak pertama kali dijual.
Kuah kental laksa dibuat dari campuran bumbu kuning, santan, dan kelapa parut yang dihaluskan.
Kemudian disiram ke isian laksa berupa ketupat, tauge, kemangi, tahu, dan oncom merah sebagai bintang utamanya.
Ya, oncom merah ini lah yang membedakan Laksa Mang Wahyu dengan laksa lainnya.
Harganya terjangkau, hanya Rp.20.000 per porsi sudah gratis segelas teh manis.
4. Bakso Bening si Abah
Bakso Bening si Abah merupakan salah satu kuliner legendaris di Bogor yang telah eksis sejak 1966 silam.
Baksonya sendiri memiliki tekstur halus yang empuk dengan sedikit kenyal dan tidak terlalu besar.
Di sini kamu dapat menikmati baksonya yang dicampur bihun atau kwetiau, disajikan dengan kuah gurih.
Bisa juga ditambahkan caipo atau acar lobak, dan sambal yang membuat rasanya semakin lezat.
Salah satu menu andalan Bakso Bening si Abah adalah Kwetiau Yamin Baso dan Mie Kuning Telur Baso.
Bakso Bening Si Abah dikenal dengan harganya yang terjangkau yang berkisar Rp.15.000 per porsinya.
5. Soto Kuning Pak Yusup
Soto Kuning Pak Yusup sudah berjualan dari tahun 1977 yang memiliki konsep kuliner tendaan di pinggir jalan dengan gerobak sederhana sebagai dapurnya.
Cara penyajiannya cukup unik. Pengunjung dipersilakan untuk memilih sendiri potongan daging yang diinginkan, seperti daging sapi, paru, kikil, limpa, usus dan babat.
Setelah itu penjual akan menyiramkan kuah kuning ke mangkuk yang sudah berisi potongan daging atau jeroan yang dipilih.
Untuk melengkapi hidangan, tersedia perkedel kentang, sate kentang, dan sate jengkol.
Harga Soto Kuning Pak Yusup dibanderol dengan harga Rp.30.000 per porsi tergantung isian, belum termasuk nasi.
Soto Kuning Pak Yusup mulai dibuka pada pukul 10.00 WIB sampai habis.