Terkuak Penyebab Ruas Tol Jagorawi Banjir, Jasa Marga Beri Penjelasan
Rr Dewi Kartika H March 22, 2026 08:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melakukan pemeriksaan saluran jalan Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta uang mengalami banjir.

Diketahui, terjadi banjir di KM 12+800 sampai dengan KM 12+600 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta pada Sabtu, 21 Maret 2026.

 Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional, Widiyatmiko Nursejati mengatakan, berdasarkan keterangan petugas di lapangan, genangan mulai terpantau sejak pukul 16.30 WIB, diduga terjadi akibat banyaknya sampah yang menumpuk dari saluran warga di sisi luar jalan tol. 

"Sampah ini kemudian menutup inlet saluran sehingga menghambat aliran air," papar Widiyatmiko, Minggu (22/3/2026).

Menurutnya, kondisi ini diperparah dengan tingginya debit limpasan air dari wilayah pemukiman ke saluran drainase jalan tol di jalur A (arah Bogor), sehingga melebihi kapasitas tampung dan air mengalir balik (back water) ke saluran crossing tol ke jalur B (arah Jakarta) yang menyebabkan limpasan air ke badan jalan disepanjang KM 12+600 sd KM 12+400 B.

Sesaat setelah kejadian, kata Widiyatmiko, petugas dari Jasamarga Metropolitan Tollroad, bersama JMTM segera tiba di lokasi dan melakukan langkah penanganan awal dengan melakukan pembersihan sampah di saluran untuk mempercepat aliran air yang menghambat saluran. 

Di sisi lain, petugas Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) juga  melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi genangan dengan melakukan penutupan sementara bahu luar, lajur 1 dan lajur 2, sehingga hanya lajur 3 dan lajur 4 yang dapat dilintasi pengguna jalan. 

 "Pada pukul 19.09 WIB, seluruh genangan telah berhasil ditangani dan seluruh lajur dapat kembali dilintasi," tuturnya.

Ia menyampaikan, sebagai upaya antisipasi kejadian terulang kembali, Jasa Marga telah melakukan pembersihan sampah di inlet saluran, serta akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi masalah sampah dari saluran pemukiman warga di luar jalan tol. 

"Untuk jangka panjang, Jasa Marga juga akan membangun tanggul sepanjang 300 meter di lokasi kejadian," ucapnya.

Pada saat yang sama, genangan juga terjadi di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area KM 10 Ruas Tol Jagorawi arah Bogor akibat meluapnya kali yang mengalir di belakang TIP dan merendam pompa air bersih dan SPBU. 

Imbas kejadian ini, atas diskresi Kepolisian, dilakukan penutupan sementara TIP KM 10 Jagorawi mulai Pukul 19.45 WIB dikarenakan pompa air bersih mengalami kerusakan. 

Pukul 20.40 WIB, TIP KM 10 kembali dibuka namun penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui SPBU masih dihentikan sementara waktu untuk memastikan kualitas BBM dan keberfungsian peralatan. 

"Hari ini, Minggu, 22 Maret 2026, seluruh titik genangan telah surut dan lalu lintas kembali normal," paparnya. 

Hambatan lalu lintas sempat terjadi di KM 03+800 Ruas Tol Jagorawi arah Bogor akibat tingginya debit air di kali Cipinang dan menggenangi sebagian sisi luar jalan tol, sebagai upaya penanganan, telah dioperasikan empat pompa di lokasi untuk mengantisipasi genangan meluas. 

Saat ini tidak ada gangguan operasional jalan tol di lokasi kejadian dan seluruh lajur dapat dilintasi oleh pengguna jalan.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat peristiwa ini," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.