TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Iran menyerang Pangkalan Militer Diego Garcia, di Pulau Chagos, Samudra Hindia, Sabtu (21/3/2026).
Ini merupakan pangkalan militer gabungan Amerika Serikat (AS)-Inggris.
Serangan rudal tersebut mengindikasikan Iran memiliki rudal yang bisa mencapai Eropa.
Atas serangan ini, Kementerian Luar Negeri Inggris mengeluarkan kecamannya.
Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper menegaskan Inggris telah mengambil posisi yang berbeda dari AS dan Israel dalam konflik dengan Iran.
Ia juga menegaskan pihaknya menginginkan untuk melihat penyelesaian perang yang cepat.
Cooper menambahkan bahwa Pemerintah Inggris mendukung tindakan defensif terhadap ancaman Iran yang sembrono.
Iran menembakkan rudal ke arah Inggris setelah memperingatkan warga Inggris dalam bahaya.
Baca juga: Marak BBM Subsidi di Jambi Dikirim untuk Tambang Emas Ilegal
Baca juga: Biayai Perang di Iran, AS Ajukan Dana USD 200 Miliar
Hal itu terjadi setelah Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mengizinkan AS melakukan serangan lebih lanjut dari pangkalan-pangkalan Inggris.
Satu rudal ditembak jatuh oleh kapal perang AS, sedangkan yang lainnya mengalami kegagalan saat penerbangan.
Namun, jika kedua tembakan itu bisa mencapai targetnya maka akan menjadi serangan jarak jauh Iran terjauh.
“Kami terus mendukung tindakan defensif untuk mendukung kepentingan Inggris, termasuk tindakan defensif terhadap ancaman rudal balistik,” kata Cooper dikutip dari The Guardian.
“Namun kami ingin melihat penyelesaian konflik ini secepat mungkin. Pendekatan kami terhadap konflik ini tetap sama sepanjang waktu,” ucapnya.
Meski begitu, Cooper menegaskan Inggris mendukung tindakan defensif terkait kepentingannya.
“Itu termasuk mengakui ancaman Iran yang meningkat terhadap pelayaran internasional, serta ancaman mereka terhadap mitra Teluk kami,” tuturnya.
Sementara itu Kementerian Pertahanan Inggris menggambarkan penggunaan pangkalan militer Inggris oleh AS, hanya terbatas dan untuk pertahanan.
Mereka juga menyebut upaya serangan Iran tersebut sebagai tindakan yang gegabah.
“Serangan gegabah Iran, serangan yang meluas di seluruh wilayah dan yang menyandera Selat Hormuz, merupakan ancaman bagi kepentingan Inggris dan sekutu-sekutu Inggris,” ujarnya.
Pangkalan Diego Garcia, yang berada di Kepulauan Chagos berjarak sekitar 3.800 km dari Iran, dan merupakan rumah bagi pangkalan udara yang mampu menampung pesawat pembom jarak jauh AS.
Pulau ini telah menjadi pusat perselisihan politik setelah Inggris setuju untuk menyerahkan kedaulatan pulau-pulau tersebut kepada Mauritius dan menyewa kembali pangkalan tersebut. (*)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Kalender April 2026, Ada 2 Libur dan Long Weekend di Awal Bulan
Baca juga: Resep Martabak Manis, Gunakan Api Kecil Setelah Bersarang