Jangan Kecewa! Acara Pacuan Kuda Gorontalo Tahun Ini Tidak Dilaksanakan, Ini Penjelasan Panitia
Wawan Akuba March 22, 2026 08:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kabar mengecewakan datang bagi pecinta tradisi dan hiburan rakyat di Gorontalo.

Agenda pacuan kuda yang biasa digelar saat perayaan Lebaran Ketupat dipastikan tidak dilaksanakan pada tahun 2026.

Keputusan ini diumumkan oleh Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Gorontalo setelah melalui rapat bersama Dinas Olahraga dan Pariwisata pada 19 Maret 2026.

Pacuan kuda telah menjadi salah satu agenda paling dinanti masyarakat, khususnya dalam rangkaian perayaan Lebaran Ketupat yang digelar sekitar tujuh hari setelah Idul Fitri. 

Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga hiburan rakyat yang selalu menyedot ribuan penonton.

Dalam surat resminya yang diterima TribunGorontalo.com, Minggu 22 Maret 2026, Pordasi Gorontalo menyatakan bahwa pembatalan dilakukan setelah mempertimbangkan sejumlah kendala teknis dan non-teknis.

Beberapa faktor utama di antaranya adalah belum optimalnya koordinasi dan kesiapan panitia, keterbatasan anggaran operasional, hingga tidak adanya dukungan dana untuk pengurusan izin keramaian.

Selain itu, kondisi lapangan pacuan juga menjadi perhatian serius. Fasilitas pengaman yang rusak dinilai berisiko membahayakan keselamatan kuda, joki, maupun penonton jika kegiatan tetap dipaksakan berlangsung.

Baca juga: VIDEO FULL Wawancara Ekslusif Ibu dan Adik Korban Dua ASN Gorontalo Kecelakaan di Minsel

“Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang,” demikian isi pernyataan Pordasi Gorontalo.

Pihak penyelenggara juga mengakui bahwa pembatalan ini berpotensi menimbulkan kekecewaan masyarakat, mengingat pacuan kuda telah menjadi bagian dari tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo selama bertahun-tahun.

Tak hanya warga lokal, kegiatan ini biasanya juga menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah yang datang untuk menyaksikan langsung perlombaan sekaligus menikmati suasana perayaan.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Pordasi Gorontalo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perencanaan kegiatan ke depan.

Mereka berharap, pacuan kuda dapat kembali digelar pada perayaan Lebaran Ketupat tahun berikutnya dengan persiapan yang lebih matang dan aman.

Hingga saat ini, belum ada alternatif kegiatan pengganti yang diumumkan untuk mengisi kekosongan agenda pada perayaan Lebaran Ketupat 2026 di Gorontalo.

Pacuan kuda di Gorontalo telah lama menjadi tradisi budaya tahunan yang paling dinantikan masyarakat, khususnya dalam momentum perayaan Lebaran Ketupat.

Setiap tahunnya, kegiatan ini dipusatkan di Gelanggang Pacuan Kuda Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini menjadi titik kumpul ribuan warga untuk menyaksikan perlombaan sekaligus merayakan suasana lebaran.

Tak sekadar balap kuda tunggang pada umumnya, ajang ini juga menghadirkan berbagai kategori unik yang menjadi daya tarik tersendiri.

Di antaranya lomba Kuda Gerobak, di mana kuda menarik kereta kecil, hingga Karapan Roda Sapi yang kerap digelar bersamaan, menambah semarak suasana festival.

Pelaksanaan pacuan kuda ini biasanya berlangsung sekitar sepekan setelah Idulfitri, sebagai bagian dari rangkaian Festival Ketupat yang menjadi tradisi khas di Gorontalo.

Selain sebagai ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi hiburan rakyat dan ruang silaturahmi bagi masyarakat dari berbagai daerah. (*)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.