Tragedi Maut di Jalan Desa Sidomukti Kendal, 2 Pengendara Motor Tewas Adu Banteng
deni setiawan March 22, 2026 08:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Agenda merajut tali silaturahmi di momentum Hari Raya idulfitri di Kabupaten Kendal, berakhir duka. 

Tragedi maut terjadi di Jalan Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal pada hari kedua Idulfitri, Minggu (22/3/2026).

Motor Honda Supra X 125 bernomor polisi H 2739 NL mengalami adu banteng dengan motor N Max bernomor polisi H 4209 XU. 

Baca juga: Tak Ada Open House, Bupati Tika Persilakan Warga Kendal Datang ke Rumah Cangkiran

• Dwintha Cucu Mpok Nori Tewas Mengenaskan, Pelaku Suaminya Sendiri

Pengendara motor Supra X 125, Kispono (38) warga Desa Penyangkringan RT 02 RW 14 Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal meninggal setelah mengalami benturan keras dalam kecelakaan itu. 

Nasib tak jauh berbeda juga dialami pengendara motor NMax, Johan Lawalata (46) warga Desa Kebongembong RT 04 RW 02 Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal.

Johan juga meninggal seusai mengalami insiden adu banteng maut tersebut. 

"Kejadian sekira pukul 12.00, dua korban meninggal," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro, Minggu (22/3/2026).

Ipda Heru menerangkan, kedua korban yang sama-sama berboncengan itu hendak menyambung tali silaturahmi ke sanak saudara saat momentum Idulfitri. 

Sayangnya nasib berkata lain. Maut terlebih dahulu menjemput sebelum keduanya tiba di tempat tujuan.

"Korban meninggal saat dalam perjalanan menuju RSI Weleri Kendal untuk mendapatkan pertolongan," ungkapnya.

Menurut Ipda Heru, kronologi bermula saat pengendara Supra, Kispono diduga hendak bermanuver saat melaju dari arah selatan, tepatnya dari Sukorejo menuju arah Weleri. 

Setiba di Jalan Desa Penyangkringan, motor yang dikendarai Kispono melaju terlalu ke kanan dengan kecepatan sedang.

Kispono yang tak sadar ada motor NMax yang dikendarai Johan Lawalata melaju dari arah berlawanan, langsung menghantam motor itu dengan cukup keras. 

"Dikarenakan jarak sudah dekat, kedua pengendara tidak dapat menghindar," sambungnya.

Lebih lanjut, Ipda Heru menerangkan jika pemotor Supra tersebut diduga gagal saat hendak mencoba bermanuver di kontur jalan yang lurus tersebut.

Sedangkan pemotor NMax dari arah berlawanan tak sempat menghindar motor Kispono yang terlanjur masuk ke jalur arah berlawanan. 

Baca juga: Pelabuhan Kendal Batal Layani Arus Mudik dan Balik Tahun Ini 

• Genteng Berserakan, 5 Terluka: Ini Kronologi Rumah di Purworejo Hancur Akibat Ledakan Petasan

"Berdasarkan keterangan saksi dan petugas, pengendara NMax sudah betul jalurnya, yang Supra diduga bermanuver tapi gagal," paparnya.

Selain merenggut dua nyawa sekaligus, kecelakaan ini juga membuat pembonceng dua motor mengalami luka-luka. 

Keduanya masih mendapatkan perawatan di RSI Weleri Kendal.

Mereka ialah Munzil Risyda (28) warga Desa Penyangkringan RT 02 RW 14 Kecamatan Weleri, pembonceng dari Kispono. 

Pembonceng NMax yakni Wiwit Puspitaningsih (51) warga Desa Kebongembong RT 04 RW 02 Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal.

Dalam video yang beredar luas, terlihat keempat korban sempat tergeletak di lokasi seusai insiden maut itu.

"Korban selamat dirawat di RSI Weleri Kendal," tandasnya.

Duka Ganda 

Berdasarkan data Satlantas Polres Kendal, keluarga pengendara motor NMax beberapa waktu lalu juga sempat terlibat kecelakaan di Kendal dengan akhir nasib yang sama.

Ipda Heru pun kaget sekaligus ikut berbela sungkawa atas peristiwa tersebut.

Pihaknya meminta pengguna jalan agar mengutamakan konsentrasi saat berkendara.

"Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan jangan ngebut," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.