TRIBUNMANADO.CO.ID — Kehadiran Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), bersama Wakil Gubernur Johannes Victor Mailangkay serta jajaran Pemerintah Provinsi Sulut dalam tradisi Iwadh di Kampung Arab Manado, pada tahun 2026, memberi makna tersendiri bagi masyarakat.
Kehadiran pemerintah tak sekadar menjadi simbol formalitas, melainkan wujud nyata kedekatan pemimpin dengan rakyat.
Gubernur dan rombongan tampak berjalan bersama warga, menyapa, hingga bersalaman, larut dalam suasana kebersamaan yang hangat tanpa sekat.
Tradisi Iwadh sendiri bukan hanya milik Kampung Arab, tetapi telah menjadi bagian dari wajah kerukunan di Kota Manado.
Di tengah keberagaman, tradisi ini mencerminkan nilai toleransi dan harmoni yang terus terjaga.
Nilai-nilai keislaman dalam tradisi ini pun ditampilkan secara terbuka dan menyatu dengan kearifan lokal, memperkuat identitas Manado sebagai kota yang menjunjung tinggi keberagaman.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) menegaskan pentingnya menjaga tradisi sebagai perekat sosial di tengah masyarakat.
“Kehadiran kami di sini bukan hanya seremonial, tetapi sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk selalu dekat dengan masyarakat. Tradisi seperti Iwadh ini harus terus dijaga karena menjadi kekuatan kita dalam merawat persatuan dan kebersamaan,” ujar YSK.
Ia menambahkan, momentum Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Silaturahmi yang dilakukan Gubernur dalam tradisi Iwadh di hari kedua Idul Fitri tersebut berlangsung penuh kehangatan.
Suasana kekeluargaan begitu terasa saat gubernur berbaur langsung dengan warga.
Tradisi Iwadh sendiri merupakan warisan budaya yang masih hidup hingga kini. Warga berjalan bersama dari rumah ke rumah, dipimpin imam dan tokoh agama.
Doa-doa dilantunkan, shalawat dikumandangkan, dan setiap rumah yang dikunjungi menjadi ruang silaturahmi yang tulus.
Dalam alur itulah, Gubernur YSK turut melangkah bersama masyarakat, bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi sebagai bagian dari warga yang ikut merasakan kuatnya nilai kebersamaan di Kota Manado. (Ren)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK