Pengunjung Keluhkan Jalan Menuju Pantai Embuhanga Sangihe Sulut, Rusak Parah dan Berisiko
Indry Panigoro March 23, 2026 10:22 AM

TRIBUNMANADO.CO,ID, Sangihe - Sejumlah pengunjung mengeluhkan kondisi jalan menuju objek wisata Pantai Embuhanga di Desa Embuhanga, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Minggu (22/3/2026).

Keluhan tersebut muncul karena akses jalan menuju lokasi wisata dinilai rusak parah dan menyulitkan kendaraan yang melintas. 

Padahal, Pantai Embuhanga dikenal memiliki panorama alam yang indah dengan hamparan pasir putih yang panjang serta menjadi salah satu destinasi favorit di wilayah tersebut.

“Pantainya sangat bagus dan indah, tapi jalan menuju ke sini rusak parah, jadi cukup menyulitkan kami saat datang,” Ujar seorang pengunjung bernama Edu.

Kondisi jalan yang berlubang dan tidak rata membuat perjalanan menjadi kurang nyaman, bahkan berisiko bagi pengendara, terutama saat musim hujan.

Meski demikian, antusiasme masyarakat untuk berkunjung tetap tinggi karena keindahan pantai yang masih alami. Para pengunjung berharap pemerintah daerah dapat segera memperhatikan dan memperbaiki akses jalan menuju lokasi wisata tersebut.

“Kalau jalannya diperbaiki, pasti pengunjung akan semakin banyak datang ke sini,” ujarnya

Perbaikan infrastruktur diharapkan dapat menunjang sektor pariwisata dan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Embuhanga.

Tentang Sangihe

Kepulauan Sangihe adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.

Sebelum Pemekaran Kabupaten ini bernama Daerah Tingkat II Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud (SATAL), dan merupakan induk pemekaran dari Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro pada tahun 2002 dan 2007.

Ibu kota kabupaten ini adalah Tahuna. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 736,98 km⊃2;. Penduduk Sangihe pada pertengahan 2024 sebanyak 137.450 jiwa.

Kabupaten Kepulauan Sangihe terletak di antara Pulau Sulawesi dan Pulau Mindanao, Filipina serta berada di bibir Laut Sulawesi dan Samudera Pasifik.

Wilayah kabupaten ini meliputi 3 klaster, yaitu Klaster Tatoareng, Klaster Sangihe dan Klaster Perbatasan, yang memiliki batas perairan internasional dengan Provinsi Davao Occidental di Pulau Mindanao, Filipina.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.