TRIBUNNEWS.COM - Mimpi Arsenal mendapatkan gelar pembuka dan menjaga peluang meraih empat trofi dalam satu musim pupus saat tampil di final Carabao Cup, Minggu (22/3/2026) di Wembley
Berhadapan dengan Manchester City di final, Arsenal harus mengakui keunggulan sang lawan dengan 2-0.
Pemain muda Manchester City, Nico O'Reilly menjadi mimpi buruk The Gunners lewat dua gol yang ia lesakkan.
Pada akhirnya dua gol itu sudah cukup untuk memastikan Manchester City menggondol trofi Carabao Cup yang menjadi rebutan pada malam itu.
Baca juga: Daftar Juara Carabao Cup: Manchester City Intai Rekor Liverpool, Puasa Gelar Arsenal Berlanjut
Suka cita jelas terpancar dari kubu Manchester City.
Mereka masih bisa mendapatkan gelar juara di tengah pembangunan ulang skuad mereka setelah kehilangan beberapa pemain dari generasi emas, seperti Kevin De Bruyne hingga Sergio Aguero.
Sebaliknya, Arsenal harus kembali meratapi kegagalan mendapatkan trofi.
Mereka belum bisa menuntut balas dari laga yang seperti ulangan final Carabao Cup 2018 silam.
Saat itu Arsenal juga kalah dari Manchester City yang membuat mereka gagal mendapatkan gelar juara.
Pada akhirnya Arsenal berpaling ke era Mikel Arteta pada musim 2019/2020.
Bergabungnya Arteta menimbulkan harapan baru lantaran ia adalah murid dari Pep Guardiola.
Ia diharapkan bisa memberikan peruntungan yang lebih baik untuk tim asal London tersebut.
Pada musim pertamanya, Arteta berhasil mempersembahkan satu gelar juara.
Ia memberikan trofi Piala FA yang didamba fans The Gunners.
Prioritas yang tepat dari Arsenal kala itu lantaran mereka masih berada dalam fase pembangunan skuad era Arteta.
Mereka akhirnya melewatkan gelar juara Liga Inggris dan Liga Eropa yang kala itu diikuti.
Beralih ke musim 2020/2021, Arsenal membuka musim dengan luar biasa.
Mereka berhasil menjadi juara Community Shield setelah mengalahkan Liverpool yang datang sebagai juara Liga Inggris.
Sayangnya awal musim yang meyakinkan itu tak bisa diteruskan dengan trofi juara lainnya.
Arsenal belum bisa mendapatkan gelar Liga Inggris, Piala FA, dan Carabao Cup di regional Inggris.
Petualangan mereka di Liga Eropa musim itu juga tak berhasil mendatangkan gelar.
Berpindah ke musim 2021/2022, Arsenal kala itu hanya fokus bermain di Inggris.
Mereka tak mendapatkan tiket ke Eropa lantaran hanya berada di posisi kedelapan.
Meski hanya tampil di kompetisi Inggris saja, yaitu Liga Inggris, Piala FA, dan Carabao Cup, Arsenal tetap gagal mendapatkan gelar.
Mereka harus mengakhiri musim tanpa gelar di tangan.
Hal yang sama juga terjadi pada musim 2022/2023.
Tambahan bermain di kompetisi Liga Eropa ternyata tak bisa membuat Arsenal mendapatkan tambahan gelar.
Lagi-lagi pasukan Mikel Arteta tak berhasil membawa pulang gelar juara.
Rentetan puasa gelar Arsenal berakhir di musim 2023/2024.
Kala itu The Gunners berhasil mendapatkan gelar dari Community Shield.
Mereka mengalahkan Manchester City yang menjadi lawan di ajang tersebut.
Sedangkan pada musim 2024/2025, lagi-lagi Arsenal gagal meraih satu gelar pun.
Mulai dari Liga Inggris, Piala FA, Carabao Cup, dan Liga Champions gagal diraih.
Terbaru, mereka juga tak bisa mendapatkan gelar Carabao Cup di tahun 2026.
2019/2020
Liga Inggris: Gagal
Piala FA: Juara
Liga Eropa: Gagal
2020/2021
Community Shield: Juara
Liga Inggris: Gagal
Piala FA: Gagal
Carabao Cup: Gagal
Liga Eropa: Gagal
2021/2022
Liga Inggris: Gagal
Piala FA: Gagal
Carabao Cup: Gagal
2022/2023
Liga Inggris: Gagal
Piala FA: Gagal
Carabao Cup: Gagal
Liga Eropa: Gagal
2023/2024
Community Shield: Juara
Liga Inggris: Gagal
Piala FA: Gagal
Carabao Cup: Gagal
Liga Champions: Gagal
2024/2025
Liga Inggris: Gagal
Piala FA: Gagal
Carabao Cup: Gagal
Liga Champions: Gagal
2025/2026
Carabao Cup: Gagal
(Tribunnews.com/Guruh)