"Pemantauan dilakukan oleh seluruh jajaran pimpinan tinggi madya, staf ahli, staf khusus, dan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kemenko Kumham Imipas,"
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan memastikan pelayanan publik selama masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi berjalan optimal di seluruh Indonesia.
Sekretaris Kemenko Kumham Imipas Andika Dwi Prasetya mengatakan hal tersebut berdasarkan hasil pemantauan menyeluruh yang dilakukan di berbagai satuan kerja pemasyarakatan dan keimigrasian di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Bali, dan DKI Jakarta.
"Pemantauan dilakukan oleh seluruh jajaran pimpinan tinggi madya, staf ahli, staf khusus, dan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kemenko Kumham Imipas," ucap Andika dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Berdasarkan data yang diterima, kata dia, menunjukkan seluruh layanan berjalan tertib, aman, dan lancar, dengan dukungan kesiapan petugas, sarana prasarana yang memadai, serta mekanisme pelayanan yang telah berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Dalam sektor pemasyarakatan, Kemenko Kumham Imipas mencatat pelaksanaan layanan kunjungan Lebaran berlangsung dengan tertib serta mengedepankan pendekatan humanis di berbagai daerah.
"Di Lapas Kelas I Semarang misalnya, terlaksana pemberian remisi khusus Idul Fitri kepada 872 warga binaan pemasyarakatan (WBP)," ujar dia.
Menurutnya, pembinaan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mempersiapkan WBP untuk kembali berintegrasi di tengah masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Sementara di area Jakarta, seperti di Lapas Kelas I Cipinang, Andika menyebut terpantau pula kesiapan pelayanan publik pada masa bekerja dari mana saja (WFA).
Dikatakan bahwa hasil peninjauan menunjukkan bahwa pelayanan tetap berjalan baik, sesuai dengan SOP serta didukung oleh kesiapan sarana dan prasarana dalam menghadapi peningkatan kunjungan selama Idul Fitri.
Pada sektor keimigrasian, Kemenko Kumham Imipas memastikan layanan pemeriksaan keimigrasian dan penerbitan dokumen perjalanan tetap berjalan selama masa libur Lebaran.
Di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, dia mengatakan pemantauan difokuskan pada proses pemeriksaan keluar-masuk wilayah Indonesia, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta implementasi transformasi digital dalam mendukung pelayanan yang lebih cepat dan akurat.
Kemudian di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, sambung dia, layanan keimigrasian tetap berjalan normal, termasuk pemeriksaan terhadap awak kapal warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA).
Ditambahkan bahwa Kantor Imigrasi juga tetap membuka layanan paspor dan izin tinggal pada pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Selain itu, penerapan skema kerja dari kantor (WFO) dan WFA dilakukan secara optimal tanpa mengganggu kualitas pelayanan.
"Pimpinan struktural tetap bertugas di kantor guna memastikan stabilitas keamanan, sementara sistem piket diberlakukan untuk menjaga instalasi vital," tutur Andika.
Adapun pada Kantor Imigrasi Jakarta Utara, layanan paspor tetap berjalan dengan kuota yang telah disediakan serta layanan izin tinggal bagi warga negara asing tetap dibuka.
Dengan demikian, lanjut dia, penerapan skema kerja fleksibel tidak berdampak terhadap kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.
Untuk itu secara nasional, Kemenko Kumham Imipas menyimpulkan pelayanan publik selama Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan optimal di seluruh wilayah pemantauan.
Ditegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara ketat melalui berbagai mekanisme, termasuk pemanfaatan teknologi biometrik, penggunaan tanda pengenal bagi pengunjung, serta dukungan aparat TNI dan Polri.
Sementara itu, Andika menuturkan penguatan transformasi digital dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia terus dilakukan, khususnya di sektor keimigrasian.
Sarana dan prasarana layanan, baik di lapas, rutan, maupun kantor imigrasi, kata dia, telah dipersiapkan secara matang untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan masyarakat.
"Tidak ditemukan gangguan signifikan selama pelaksanaan layanan. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar," ungkap dia menambahkan.
Di sisi lain, dijelaskan bahwa sosialisasi regulasi hukum terbaru turut memperkuat kapasitas petugas dalam menjalankan tugas dan fungsi secara profesional.
Kemenko Kumham Imipas menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan publik, termasuk pada periode-periode dengan intensitas layanan tinggi seperti Hari Raya Idul Fitri, guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan yang prima, aman, dan berkeadilan.







