Identitas 2 Anggota TNI Gugur, 1 Kritis dalam Kontak Tembak dengan KKB Papua
Salomo Tarigan March 23, 2026 01:09 PM

TRIBUN-MEDAN.COM - Kontak tembak terjadi lagi, antara prajurit TNI dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Dua anggota TNI dilaporkan gugur, satu orang kritis dalam peristiwa yang berlangsung di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Minggu (22/3/2026).

Kabupaten Maybrat adalah Kabupaten yang terletak di Provinsi Papua Barat Daya, Indonesia. Pusat pemerintahannya berada di Kumurkek, Distrik Aifat.

Wilayah ini merupakan hasil pemekaran dari Kabupaen Sorong pada 2009 dan dikenal dengan sebutan bumi A3 (Aifat, Aitinyo, Ayamaru)

Pasca kejadian, aparat TNI langsung meningkatkan langkah pengamanan di wilayah yang dinilai rawan.

Kedua prajurit TNI AL yang gugur itu ialah Prada Marinir AS dari Yonmar 7 dan Prada Marinir ES dari Yonmar 10. 

Dua pucuk senjata api dari kedua korban turut dirampas KKB.

Sementara, Kopda Marinir ES dari Yonmar 7 dilaporkan dalam kondisi kritis saat ini dalam perawatawan di RSAL Dr. R. Oetojo Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Komandan Korem 181/Praja Vira Tama (PVT) Brigjen TNI Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan serta memetakan daerah-daerah rawan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut. 

“Setelah kejadian ini, kami meningkatkan kewaspadaan, melakukan pemetaan wilayah rawan, serta memperketat pengawasan di lapangan,” ujar Danrem, Minggu (22/3/2026).

Ia menuturkan, penguatan koordinasi antar-satuan terus dilakukan, termasuk dengan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Habema yang melibatkan prajurit dari Batalion Marinir 10. 

Menurut dia, pembagian sektor operasi antara satuan di bawah Korem 181/PVT dan Satgas Habema memungkinkan respons cepat apabila terjadi gangguan di lapangan.

“Koordinasi terus kami lakukan dengan Satgas Habema. Dengan pembagian sektor yang ada, setiap potensi gangguan dapat segera direspons,” kata dia.

TNI juga mempertimbangkan penambahan maupun pergeseran pasukan untuk memperkuat pengamanan di wilayah rawan.

“Penambahan pasukan sedang direncanakan, termasuk penguatan intelijen. Informasi dari masyarakat dan aparat intelijen akan terus kami kembangkan,” ujar dia.

Terkait pelaku penyerangan, pihak TNI disebut telah mengantongi indikasi awal, meski detail lebih lanjut masih menunggu kepastian data di lapangan. 

“Kami sudah memiliki dugaan terhadap pelaku, tetapi akan kami sampaikan setelah informasi benar-benar valid,” kata dia.

Ia menegaskan, insiden tersebut tidak akan mengurangi soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan di Papua Barat Daya.

Dalam kesempatan itu, Danrem juga menyampaikan duka cita atas gugurnya dua prajurit TNI AL yang tergabung dalam Satgas Operasi Habema saat menjalankan tugas negara.

Dikutip dari Kompas.com, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya dua putra terbaik bangsa. 

Elisa Kambu juga telah mengunjungi RSAL Sorong untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga korban.

Ia menekankan perlunya koordinasi lintas sektor agar kejadian serupa tidak terulang. 

Menurutnya, langkah-langkah pengamanan perlu ditingkatkan di wilayah rawan konflik, khususnya di Kabupaten Maybrat dan sekitarnya.

Baca juga: Kado Indah untuk Keluarga Bambang Hartono, Como 1907 Masuk Zona Liga Champions

Kronologi Kejadian

  • Tanggal dan Lokasi: Minggu, 22 Maret 2026, Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
  • Pihak Terlibat: Prajurit TNI Angkatan Laut (AL) yang sedang bertugas di wilayah rawan konflik.
  • Insiden: Terjadi kontak tembak dengan KKB yang mengakibatkan dua prajurit gugur dan satu prajurit kritis.
  • Senjata Dirampas: KKB dilaporkan berhasil merampas dua pucuk senjata api dari prajurit yang gugur.
  • Evakuasi Korban: Kedua prajurit gugur segera dievakuasi ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. R. Oetojo Sorong.

Identitas Prajurit Gugur:

Prada Marinir AS  Satuan: Yonmar 7 > Status: Gugur dalam kontak tembak

Prada Marinir ES  Satuan: Yonmar 10 > Status: Gugur dalam kontak tembak

Kopda Marinir ES  Satuan: Yonmar 7 > Status: Kondisi kritis akibat kontak tembak

(*/Tribun-medan.com)

 

Baca juga: Hagaf ke-67 di Kualuh Selatan Berjalan Lancar, Polres Labuhanbatu Laksanakan Pengamanan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.