TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kepala Pemasaran Bank Jambi KCU Telanaipura, Abdel Haq, mengatakan layanan mobile banking (M-banking) belum bisa digunakan, Senin (23/3/3036).
Pihak Bank Jambi sedang mengoordiansikan dengan Bank Indonesia. Penyebabnya, ada beberapa persyaratan dari Bank Indonesia yang harus pihaknya penuhi untuk pengaktifan kembali mobile banking.
“Saat ini masih dalam tahap audit forensik juga, sudah diketahui oleh BI dan OJK itu regulator,” terangnya.
Sebab, itu Abdel mengingatkan kepada nasabah supaya menjaga kerahasiaan PIN ATM mereka.
“Apabila mobile banking-nya sudah aktif kembali, harap dijaga benar-benar jangan sampai disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, yang akan mengakibatkan kerugian ke nasabahnya,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikannseorang nasabah bank Jambi, Susana Marianto.
Dia menyebut ATM Bank Jambi telah bisa digunakan.
Dia juga belum mengetahui aktivasi mobile banking di bank tersebut.
“ATM sepertinya sudah karena hari ini saya sudah aktivasi PIN baru. InsyaAllah progresnya sudah mulai membaik. Kita pinginnya pulih kembali ya,” ucapnya.
“Soal kapan aktivasi banking-nya belum tahu. Yang jelas ATM bisa diambil, itu di ATM-ATM yang ada kantornya, seperti di ATM di Bank Sutomo, kemudian kantor Bank Jambi yang di Abdul Manap, setidaknya bisa mengurangi antrian,” sambungnya.
Susana juga diinformasikan limit transaksi transfer di bank tersebut hanya Rp5 juta dan dibatasi khusus antar bank Jambi.
Sehingga, dia berharap bank jambi kedepannya pulih seperti biasanya.
Sementara itu, pantauan Tribunjambi.com di Bank Jambi KCU Telanaipura, puluhan nasabah mengantre untuk mengurus aktivasi kartu ATM mereka.
Sementara di mesin ATM Bank Jambi RS Abdul Manap Jambi tampak sepi, tidak ada nasabah yang menggunakan mesin ATM tersebut. (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)
Baca juga: ATM Bank Jambi Mulai Beroperasi Terbatas, Maksimal Penarikan Rp5 Juta dan Wajib Ganti PIN
Baca juga: Cek Jadwal Diskon Tarif Tol 30 Persen dari Jasa Marga Agar Hemat Balik ke Jambi