Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Libur Lebaran yang identik dengan momen santai bersama keluarga justru berubah menjadi ujian kesabaran bagi para pengendara.
Jalur utama dari Cirebon menuju Kuningan dipadati kendaraan wisatawan, membuat arus lalu lintas tersendat bahkan nyaris tak bergerak di sejumlah titik, Senin (23/3/2026).
Pantauan Tribun sekitar pukul 10.45 WIB di Jalan Raya Jenderal Sudirman, tepatnya dari simpang tiga pintu tol arah Jawa Tengah hingga kawasan Gronggong, memperlihatkan antrean panjang kendaraan.
Mobil pribadi, sepeda motor, hingga truk tampak mengular memenuhi badan jalan.
Dari sisi jalan, terlihat deretan kendaraan yang berjalan merayap.
Baca juga: Arus Balik ‘Ngebut’ di Cirebon Sejak Subuh, Data Dishub Bongkar Lonjakan Kendaraan
Sesekali lampu rem menyala menandakan laju kendaraan yang terhenti mendadak.
Para pengendara motor pun tampak berusaha mencari celah di antara mobil untuk bisa melaju lebih cepat.
Di beberapa titik, kemacetan diperparah oleh penyempitan jalan dan aktivitas keluar-masuk kendaraan dari kawasan permukiman maupun akses menuju objek wisata.
Bahkan, keberadaan 'pak ogah' yang mengatur lalu lintas secara informal turut memengaruhi kelancaran arus kendaraan.
Tak hanya itu, ramainya tempat kuliner di sepanjang jalur juga menjadi pemicu tambahan.
Sejumlah kendaraan terlihat parkir di bahu jalan, mempersempit ruang gerak kendaraan lain yang melintas.
Seorang warga sekitar, Jery (44) mengatakan, kondisi tersebut sudah menjadi pemandangan rutin setiap musim libur Lebaran, terutama ketika arus wisata menuju Kuningan meningkat.
“Ya kalau momen libur lebaran pasti macet begini. Ini mending, kemarin mah bahkan kendaraan dari tol sampai mengular panjang,” ujar Jery, Senin (23/3/2026).
Menurutnya, kawasan Kuningan memang menjadi magnet bagi wisatawan, baik dari Cirebon maupun luar daerah.
“Ini mereka kalau udah lebaran pasti lari ke Kuningan, karena objek wisata di sana banyak mau liburan. Gak hanya warga Cirebon, pasti dari luar daerah banyak yang ke sini,” ucapnya.
Selain faktor kepadatan volume kendaraan, kondisi jalan yang menanjak di kawasan Gronggong juga membuat laju kendaraan melambat.
Pengendara cenderung lebih berhati-hati saat melintas, sehingga memperpanjang antrean.
Baca juga: Rayakan Lebaran di Jatinangor, Dedi Kusnandar: Ada Kesempatan Buat Kumpul Keluarga
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Cirebon, AKP Yudha Satyo Rahardjo mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi kepadatan, terutama di jalur menuju kawasan wisata.
“Untuk mengantisipasi terjadinya antrean yang panjang di gerbang tol maupun di ruas jalur arteri khususnya menuju objek wisata di wilayah Kuningan, kami dari jajaran kepolisian bekerja sama dengan pihak pengelola jalan tol dan tempat kuliner telah melakukan beberapa langkah antisipasi,” jelas Yudha.
Ia menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan adalah penambahan gardu tol serta penempatan petugas di lapangan.
“Di antaranya adalah penambahan gardu tol serta penyiagaan petugas di lapangan untuk membantu kelancaran transaksi,” katanya.
Pihaknya juga mengimbau para pemudik agar memastikan kesiapan sebelum melakukan perjalanan.
“Kami juga menghimbau kepada seluruh pemudik agar selalu memastikan saldo kartu tol elektronik Anda cukup, serta tetap menjaga kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima. Jika merasa lelah, silakan beristirahat di rest area yang telah disediakan dan jangan memaksakan diri,” ujar Yudha.
Ia pun menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan.
“Tetap utamakan keselamatan daripada kecepatan. Semoga selamat sampai di tujuan masing-masing,” ucapnya.
Dengan tingginya minat wisata selama libur Lebaran, jalur Cirebon-Kuningan diperkirakan masih akan dipadati kendaraan hingga beberapa hari ke depan.
Pengendara diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan.