Dalam Sehari, Dua Kasus Wisatawan Terseret Arus Terjadi di Pantai Parangtritis
Joko Widiyarso March 23, 2026 02:14 PM

 


TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Lonjakan kunjungan wisata selama libur Lebaran di kawasan pantai selatan Bantul turut diiringi meningkatnya risiko kecelakaan laut.

Aktivitas bermain air di tepi pantai menjadi salah satu yang paling rawan, terutama di area dengan arus kuat seperti di Pantai Parangtritis.

Dalam satu hari, Minggu (22/3/2026), tercatat dua kejadian wisatawan terseret ombak di lokasi tersebut.

Seluruh korban berhasil diselamatkan oleh petugas yang siaga di lapangan.

Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Dua anak berinisial H dan F, masing-masing berusia 12 tahun, terseret arus saat bermain air. Keduanya merupakan warga Bantul, yakni dari Banguntapan dan Kretek.

“Korban bermain di area yang terdapat arus rip current, kemudian terseret ke tengah dan sempat tenggelam,” ujarnya.

Menurutnya, kedua korban saat itu tengah bermain air bersama keluarga dan teman di kawasan pantai. Karena terlalu asyik, mereka tidak menyadari berada di area berbahaya hingga akhirnya terseret arus ke tengah.

Selang beberapa jam kemudian, kejadian serupa kembali terjadi sekitar pukul 16.55 WIB. Dua remaja berinisial RA dan MSP, masing-masing berusia 15 tahun asal Padalarang, Jawa Barat, juga terseret ombak saat bermain air di lokasi yang sama.

Petugas yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan, sehingga korban dapat diselamatkan dan langsung dibawa ke posko SAR.

Respons cepat petugas

Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III, Sektiaji Bagus, menambahkan bahwa respons cepat petugas menjadi kunci penyelamatan dalam kedua kejadian tersebut.

“Petugas langsung merespons cepat begitu melihat korban terseret arus, hingga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam proses evakuasi, tim gabungan yang terlibat terdiri dari Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III, Satgas Linmas Jogo Segoro Satpol PP Bantul, Ditpolairud Polda DIY, serta dibantu warga sekitar.

Sektiaji juga mengingatkan bahwa bahaya rip current kerap tidak disadari wisatawan karena tidak terlihat secara kasat mata.

“Rip current di selatan itu tidak terlihat, tapi sangat berbahaya. Kami minta pengunjung lebih waspada,” katanya.

Sejalan dengan itu, Polres Bantul turut mengimbau kepada wisatawan agar mengutamakan keselamatan saat beraktivitas wisata di pantai Parangtritis. 

Patuhi arahan petugas, perhatikan rambu keselamatan atau tanda larangan yang terpasang, pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan orang dewasa dan segera laporkan jika terjadi keadaan darurat.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.