TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Fakfak, Abdul Rahman, menyawer warga dalam momen tradisi Polele Hari ke-II Idulfitri 1447 Hijriah di Kampung Sekban, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Tradisi polele turun temurun dipertahankan warga etnis Suku Buton di Kampung Sekban, Distrik Pariwari.
Warga berkeliling dari rumah ke rumah untuk bersilaturahmi untuk saling bermaafan dan menjalin kebersamaan.
Pantauan TribunPapuaBarat.com, Senin (23/3/2026), tradisi polele yang mulai dari kediaman Abdul Rahman mendapatkan perhatian karena warga disawer.
"Alhamdulillah inilah bentuk kebersamaan kita di Kampung Sekban."
Baca juga: Kapolda Papua Barat Silaturahmi Idulfitri di Fakfak, dari Menteri Bahlil hingga Bupati
"Dengan adanya tradisi Polele ini, masyarakat semakin kompak dan mempererat silaturahmi antarsesama," ujar Abdul Rahman kepada Tribun di Fakfak.
Menurutnya, tradisi polele di Kampung Sekban merupakan momen kebersamaan yang patut terus dilestarikan.
"Ini sudah dari tahun ke tahun, biasanya titik start bisa dari rumah di bagian bawah, tapi kali ini di bagian atas," ujarnya.
Ia berpesan untuk seluruh warga Kampung Sekban untuk bersama-sama mempertahankan ttradisi polele.
"Kalau soal sawer-menyawer itu hanya bentuk suka cita atau keceriaan kami bersama masyarakat," kata Abdul Rahman.
Tradisi itu tak hanya diikuti etnis Buton, Sulawesi Tenggara, melainkan juga masyarakat dari etnis lain di Kampung Sekban.(*)