Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Kabar duka menyelimuti jagat politik Lampung Anggota DPR RI asal daerah pemilihan (Dapil) Lampung II, Tamanuri, tutup usia pada Senin (23/3/2026).
Politisi senior Partai NasDem ini mengembuskan napas terakhir pada usia 73 tahun di Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta, sekira pukul 07.30 WIB.
Kepergian Tamanuri meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat dan jajaran pengurus DPW Partai NasDem Lampung.
Wakil Ketua NasDem Lampung, Rakhmat Husein DC, mengaku sangat kehilangan sosok penyemangat bagi kader muda.
"Kami sangat berduka. Beberapa bulan lalu di Tulang Bawang Barat, almarhum masih menggelora, membangkitkan semangat kami yang muda-muda," Kata Husein.
Baca juga: Harta Kekayaan Tamanuri, Anggota DPR RI Dapil Lampung 2
Ia juga mengonfirmasi bahwa Ketua DPW NasDem Lampung, Herman HN, saat ini sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Lampung untuk melayat ke rumah duka.
Sementara, anggota DPRD Provinsi Lampung fraksi Nasdem, Mardiana, mengenang almarhum sebagai mentor yang sangat bertanggung jawab.
Mardiana mengungkapkan kekagumannya terhadap etos kerja almarhum yang tetap memikirkan tugas negara meski dalam kondisi kesehatan yang menurun.
"Bahkan saat kritis, almarhum masih terus menanyakan pekerjaannya," ujar Mardiana.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah almarhum akan dibawa ke Lampung dan disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung.
Diketahui, Tamanuri bukan sosok baru di dunia politik dan pemerintahan Lampung.
Sebelum berkiprah di Senayan sebagai Anggota Komisi V DPR RI, ia memiliki rekam jejak panjang sebagai birokrat.
Sosok kelahiran Tanah Abang, Bunga Mayang, Lampung Utara, pada 8 Agustus 1952, mengawali karier sebagai ASN sejak tahun 1976.
Ia memulai perjalanan sebagai Abdi negara dari staf hingga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda).
Di kancah politik, Tamanuri tercatat pernah menjabat sebagai Bupati Way Kanan selama dua periode (2000-2010).
Pada tahun 2014, Tamanuri memutuskan maju sebagai Calon Legislatif dan duduk di kursi Senayan sebagai anggota DPR RI dari Partai NasDem hingga akhir hayatnya.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)