TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Lonjakan wisatawan pada musim libur Lebaran 2026 menyebabkan kemacetan parah di kawasan wisata pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Senin, (23/3/2026).
Arus kendaraan dilaporkan tersendat sejak pagi hingga siang hari, terutama di sejumlah titik akses utama menuju lokasi wisata.
Seorang wisatawan asal Tambun, Bekasi, Ari Wibowo, mengungkapkan dirinya bersama keluarga berangkat dini hari untuk menghindari kepadatan.
Ia berangkat sekitar pukul 03.00 WIB dan baru tiba di kawasan pantai Anyer pada pukul 07.30 WIB.
"Saya dari Tambun, Bekasi, tadi jalan dari rumah sekitar jam 03.00 WIB dini hari, sampai pantai Anyer 7.30 WIB. Berwisata bareng keluarga, satu mobil," ujar Ari saat ditemui di lokasi.
Baca juga: 5 Rekomendasi Warung Bakso Enak di Kota Serang, Cocok untuk Kulineran saat Lebaran
Namun, setibanya di kawasan wisata, Ari mengaku tetap menghadapi kemacetan cukup parah.
Titik kepadatan terburuk terjadi di kawasan Pantai Pasir Putih Anyer, di mana kendaraan mengular panjang dan nyaris tidak bergerak.
"Titik kemacetan paling parah tadi di Pantai Pasir Putih Anyer, itu cukup macet parah, sepanjang jalan juga macet total," katanya.
Selain itu, kondisi serupa juga terpantau di pertigaan Anyer yang menjadi simpul pertemuan arus kendaraan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kemacetan total terjadi di titik tersebut akibat tingginya volume kendaraan dari dua arah sekaligus, yakni dari arah Cilegon dan Mancak, Kabupaten Serang.
Kendaraan tampak saling menumpuk tanpa celah, menyebabkan antrean panjang dan laju lalu lintas tersendat.
Meski demikian, Ari menyebut perjalanan saat berangkat melalui jalur Lingkar Selatan masih relatif lancar dan tidak mengalami hambatan berarti.
"Tadi waktu berangkat lewat jalur lingkar selatan masih aman, tidak begitu macet," ujarnya.
Untuk biaya masuk kawasan wisata, Ari menjelaskan bahwa pada musim libur Lebaran tahun ini tarif tiket masuk pantai Anyer sebesar Rp10.000 per orang.
Ia datang bersama rombongan keluarga berjumlah 10 orang, sehingga total biaya yang dikeluarkan mencapai Rp100.000.
Memasuki siang hari, sekitar pukul 12.42 WIB, Ari dan keluarganya memutuskan untuk kembali ke Bekasi.
Namun, ia mengaku masih mencari informasi jalur keluar terbaik untuk menghindari kemacetan.
"Sekarang mau pulang ke Bekasi, lagi tanya ke tukang parkir, enaknya lewat pintu tol Cilegon atau Serang Timur yang lebih bebas macet," katanya.
Lonjakan kendaraan di kawasan Anyer diperkirakan akan terus terjadi hingga puncak arus balik libur Lebaran.
Pengendara diimbau untuk mempertimbangkan waktu perjalanan serta memilih jalur alternatif guna menghindari kepadatan ekstrem.