TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti Rutan Kelas IIA Yogyakarta pada hari ke-1 Kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Senin (23/3/2026).
Sejak pagi hari, ratusan keluarga warga binaan telah memadati area Rutan untuk merayakan momen kemenangan bersama orang-orang tercinta, meski dalam keterbatasan.
Antrean panjang terlihat tertib di ruang tunggu yang telah disediakan di halaman Rutan Jogja. Petugas rutan dengan sigap mengarahkan alur kunjungan, memastikan setiap keluarga mendapatkan kesempatan yang sama untuk bertemu.
Tangis haru pecah di berbagai sudut ruang kunjungan, bercampur dengan senyum bahagia saat para warga binaan akhirnya bisa bersalaman dan bertatap muka langsung dengan keluarga mereka.
Kepala Rutan Yogyakarta, Tri Agung Arianto, dalam arahan apel sebelum memulai kunjungan menegaskan bahwa pelayanan pada momen hari raya ini harus diberikan secara maksimal tanpa adanya celah penyimpangan.
Dia menekankan kepada seluruh jajaran petugas agar menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.
“Ini adalah momen yang sangat penting bagi warga binaan dan keluarganya. Saya tekankan kepada seluruh petugas, berikan pelayanan terbaik, humanis, dan tanpa ada celah untuk praktik yang tidak sesuai aturan. Semua harus berjalan transparan dan tertib,” tegasnya.
Tri Agung Arianto menambahkan bahwa pihak rutan telah melakukan berbagai persiapan jauh hari sebelumnya, mulai dari penambahan petugas, pengaturan jadwal kunjungan, hingga peningkatan fasilitas ruang tunggu agar keluarga merasa nyaman selama proses berlangsung.
Pelaksanaan kunjungan hari pertama ini berjalan dengan lancar dan kondusif. Jumlah Pendaftar pada kunjungan Hari ke-1 mencapai 180 pendaftar.
Pengawasan tetap dilakukan secara ketat, namun tidak mengurangi suasana kekeluargaan yang tercipta.
Bagi para keluarga, kesempatan ini menjadi momen berharga untuk saling menguatkan dan berbagi doa di hari yang penuh berkah.
Dengan komitmen pelayanan yang optimal dan pengawasan yang profesional, Rutan Kelas IIA Yogyakarta berupaya menjadikan perayaan Idul Fitri sebagai momentum kemanusiaan yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan integritas.
Menariknya, di tengah-tengah suasana haru itu, ada sosok yang memakai kostum cosplay superhero difilm-film anime.
Para cosplay superhero itu berkeliling menyapa anak-anak sembari membagikan balon. Pihak Rutan sengaja menghadirkan tokoh superhero tersebut sebagai upaya menghadirkan Rutan yang ramah anak. (hda)