Antrean Kendaraan Maksimal 1,5 Km, Wisatawan Mulai Keluar Masuk DIY via Tempel
Yoseph Hary W March 23, 2026 05:14 PM

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Kendaraaan wisatawan keluar masuk DIY via Tempel mulai terlihat. Hingga pukul 12.00, tercatat sebanyak 22.976 kendaraan masuk wilayah DIY, sedangkan kendaraan keluar tercatat mencapai 23.333.

Kapospam Tempel, Iptu Darsana mengatakan kepadatan kendaraan keluar DIY mulai terjadi pada pukul 09.00 sampai 12.00. Sementara kepadatan kendaraan masuk DIY terjadi pukul 14.00-20.00.

"Kendaraan yang keluar masuk DIY kalau saat ini perjalanan wisata. Masuk ke DIY untuk berwisata ke Malioboro dan sekitarnya, keluar DIY untuk berwisata ke Candi Borobudur," katanya, Senin (23/3/2026). 

Antrean maksimal 1,5 Km

Ia menyebut antrean kendaraan maksimal hanya 1,5 kilometer dan tidak macet total. Guna mengatasi kepadatan kendaraan, pihaknya melakukan rekayasan lalu lintas yaitu penarikan dengan sistem 2.1, baik dari arah Yogyakarta maupun Magelang. 

Setelah itu, pihaknya akan melakukan pengalihan arus lalu lintas. Jika dari arah Magelang terlalu padat, kendaraan akan diarahkan ke lewat simpang tiga pasar melalui Jalan Turi. 

Sementara jika terjadi kepadatan dari arah Yogyakarta, kendaraan akan diarahkan ke kiri melewati Jalan Gendol. 

"Kami melakukan rekayasa lalu lintas supaya seimbang. Kami tidak melakukan flash, 
apabila nanti dilakukan flash, itu salah satunya nggak seimbang, mungkin dari arah Magelang itu terlalu padat, dari arah Yogyakarta itu udah negatif antrian," terangnya. 

Ia menambahkan kondisi lalu lintas di Jalan Magelang Sleman masih terkendali dan nihil laporan kecelakaan lalu lintas. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tertib dan mengikuti Rambu-rambu selama bepergian. 

 "Dan harus bersabar juga bersabar karena mobilitaa masyarakat tinggi," pungkasnya. (maw) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.