Info Rekayasa Lalu Lintas untuk Urai Kemacetan di Jalur Bandarkedungmulyo Jombang Kertosono
Dyan Rekohadi March 23, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID , JOMBANG - Kepadatan arus kendaraan pada H+2 Idul fitri 1447 Hijriah, Senin (23/3/2026), mendorong Satlantas Polres Jombang melakukan rekayasa lalu lintas di jalur arteri wilayah Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang.

Langkah ini diambil untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang mengular di kawasan tersebut.

Kemacetan terpantau terjadi dari dua arah, baik kendaraan yang melaju menuju Kediri maupun sebaliknya.

Panjang antrean dilaporkan mencapai sekitar 1,6 kilometer, dengan titik tersendat berada di sekitar perlintasan rel kereta api.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Jombang, Ipda M. Sutris, mengungkapkan bahwa kepadatan paling parah terjadi di sepanjang jalur dari rel kereta Bandar hingga akses keluar Tol Tembelang.

"Kondisi ini dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat, baik pemudik lokal yang masih bersilaturahmi maupun pengguna jalan dari luar kota yang mulai kembali ke daerah asal," ucapnya saat dikonfirmasi terpisah SURYA.CO.ID.

Baca juga: Info Jalur Mudik Lebaran Surabaya Madura, Jalur Poros Bangkalan Dipadati Arus Pemudik Lokal

 

Rekayasa Lalu Lintas dari Exit Tol Bandar Kedungmulyo

Untuk mengurai kepadatan, petugas telah memberlakukan pengalihan arus sejak pagi hari sekitar pukul 06.30 WIB.

Kendaraan dari arah exit tol Bandar Kedungmulyo diarahkan keluar menuju Simpang Tiga Jatipelem, kemudian dialihkan ke jalur alternatif melalui Kunjang, Pelemahan, hingga Simpang Empat Papar sebelum kembali masuk ke wilayah Kediri.

Sementara itu, arus kendaraan dari arah Kediri dan Nganjuk masih diperbolehkan melintas di jalur utama meski dengan kondisi lalu lintas yang cukup padat.

Pihak kepolisian menyatakan pengaturan arus akan terus dilakukan secara situasional.

Jika volume kendaraan mulai berkurang, jalur arteri utama akan kembali difungsikan normal seperti biasa.

"Upaya rekayasa ini diharapkan mampu memperlancar arus balik Lebaran serta meminimalkan potensi kemacetan yang lebih panjang di wilayah Jombang," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.