TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Inara Rusli, Wardatina Mawa, dan Insanul Fahmi kini memasuki fase yang semakin serius.
Alih-alih terus berkutat pada konflik masa lalu, Wardatina Mawa memilih mengarahkan langkahnya ke depan. Ia menegaskan ingin fokus pada masa depan dirinya dan anak, sembari tetap mengawal proses hukum yang tengah berjalan.
"Aku juga mau fokus sama diri aku sendiri dan masa depan anak aku juga."
"Aku berhak bahagia, anakku juga berhak melihat sosok ibunya happy," sambungnya.
Sikap tersebut muncul setelah Mawa mengaku telah merelakan hubungannya dengan sang suami. Ia bahkan menyatakan tidak lagi ingin mempertahankan rumah tangga yang telah retak.
"Kalau memang mereka mau bersatu, aku ikhlas. Yaudah bersama aja. Aku juga nggak mau kan," jelas Mawa, dikutip dari YouTube Intens Investigasi.
Meski mencoba berdamai dengan keadaan, langkah hukum tetap berjalan. Mawa sebelumnya telah melayangkan gugatan cerai terhadap Insanul Fahmi ke Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Sumatera Utara, pada 26 Februari 2026.
Di sisi lain, perkara ini tidak berhenti pada urusan rumah tangga. Dugaan perselingkuhan yang melibatkan Inara Rusli juga ikut diseret ke ranah hukum.
Polisi pun mulai bergerak menindaklanjuti laporan tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendatangi kediaman Inara Rusli guna melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP).
Baca juga: Nasib Inara Rusli Semakin Digantung, Setelah Insanul-Mawa Cerai, Masihkah Ngarep Jadi Istri Sah?
Pemeriksaan ini berkaitan dengan bukti rekaman CCTV yang diajukan oleh Mawa. Rekaman tersebut disebut-sebut diambil dari kamera pengawas yang berada di lantai tiga rumah Inara Rusli.
Seiring mencuatnya bukti tersebut, perhatian publik semakin besar. Mawa pun meminta dukungan agar proses hukum berjalan transparan hingga tuntas.
"Bantu aku kawal kasus ini sampai benar-benar tuntas ya guys," pinta kreator 26 tahun ini, dikutip Senin (23/3/2026).
"Semoga setiap perempuan yang terzalimi memperoleh keadilan yang sebenar-benarnya," lanjutnya.
Namun, di tengah proses tersebut, muncul pengakuan dari Insanul Fahmi yang justru menambah lapisan baru dalam kasus ini.
Dalam sebuah podcast bersama Dokter Richard Lee, ia menyebut hubungan dirinya dengan Inara Rusli telah lebih dulu diikat secara agama.
"Kami nikah dulu," ujar Insanul Fahmi saat menjelaskan tentang video CCTV yang dijadikan Mawa sebagai barang bukti.
Pernyataan itu merujuk pada pernikahan siri yang disebut terjadi pada 7 Agustus 2025, sehari sebelum rekaman CCTV yang dijadikan bukti diambil.
Dengan berbagai dinamika yang terjadi, Wardatina Mawa memilih mengambil sikap tegas untuk tidak lagi bertahan.
Ia mengaku telah menerima kenyataan pahit yang menimpanya, sekaligus berusaha bangkit dari situasi tersebut.
"Nasi sudah menjadi bubur ya, itu sudah terjadi, ya udah nggak bisa aku pertahankan juga," pungkasnya. (TribunNewsmaker/BanjarmasinPost)