Kebakaran Gudang Ban di Kemuning Picu Kepanikan, Asap Hitam Pekat Selimuti Permukiman
tarso romli March 23, 2026 07:46 PM

 


SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan ban di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Gang Amal, Kecamatan Kemuning, Palembang, Senin (23/3/2026) dini hari. Insiden yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB ini sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga sekitar.

Menurut salah satu saksi mata, Andi, api dengan cepat membesar karena material ban yang mudah terbakar.

Baca juga: Jasad Pengemudi Speedboat Ditemukan Mengapung 33 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Warga yang menyadari kejadian tersebut langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan mencari bantuan.

"Persisnya saya kurang tahu, tapi saat itu api sudah membesar. Warga berlarian meminta tolong untuk menelepon pemadam kebakaran dan membantu memadamkan api dengan alat seadanya," ujar Andi saat dijumpai di lokasi kejadian.

Andi menambahkan, warga sempat berupaya menghalau kobaran api menggunakan ember dan gayung agar tidak merambat ke rumah permanen di sekitarnya.

Karakteristik material ban yang terbakar menimbulkan asap hitam pekat dan kobaran api yang sulit dijinakkan.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sempat mengalami kendala teknis. Selain akses menuju titik api yang berada di dalam gang sempit, ketersediaan sumber air di sekitar lokasi juga sangat terbatas.

"Beruntung petugas cepat datang meskipun dengan susah payah menjangkau lokasi. Sigapnya petugas membuat api tidak sampai menghanguskan rumah warga," tambah Andi.

Personel Sat Samapta Polrestabes Palembang, Hendra, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, meskipun beredar informasi di masyarakat bahwa api berasal dari pembakaran sampah.

"Penyebab pastinya masih diselidiki. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut setelah olah TKP selesai dilakukan," jelas Hendra.

Pantauan di lapangan menunjukkan kepulan asap hitam pekat masih menyelimuti lokasi akibat material ban yang terbakar, bahkan api sempat menjalar ke pepohonan di sekitar gudang. Petugas dibantu warga terus berupaya menjauhkan ban yang tersisa agar api tidak kembali membesar.

Akibat kejadian ini, pemilik gudang diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah, mengingat banyak ban yang sudah didaur ulang dan siap pakai ludes terbakar.

Baca juga: Jalan Muaradua–Ranau Amblas, BPBD OKU Selatan Lakukan Penanganan Darurat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.