TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ramai dipadati penumpang.
Sejak pagi hingga sore masyarakat berada diarea bandara RHF Tanjungpinang, Senin (23/3/2026).
Mereka merupakan, calon penumpang tujuan Jakarta, hingga penjemput penumpang dari Jakarta.
Situasi semacam ini terjadi sejak kemarin hingga hari ini.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, penumpang arus mudik Lebaran Idulfitri di Bandara Raja Haji Fisabililah Tanjungpinang mencapai 8.236 orang.
Jumlah ini mencakupi penumpang yang datang maupun pergi. Total itu terhitung sejak 13 Maret - 22 Maret 2026.
General Manager Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Mohamad Setiadi Dermawan menyampaikan jumlah penumpang tahun 2026 ini alami lonjakan.
Pergerakan pesawat juga naik.
Perbandingannya capai 22,5 persen jika dibandingkan dengan mudik Lebaran Idulfitri tahun 2025 lalu.
"Total penumpang 8.236 orang naik 7,5 persen dibandingkan dari tahun 2025," ungkap Setiadi, didampingi Airport Security Rescue and Fire Fighting Department Head, Abdul Rahman Ramadhon.
Dari jumlah tersebut, jika dibagi setiap hari maka mencapai rata- rata 608 orang.
Sedangkan untuk total penumpang di seluruh regional 3 Angkasa Pura jumlahnya penumpang tembus 62.499 orang.
"Di antara 11 Bandara Regional 3 Angkasa Pura, untuk peningkatan rute penerbangan Bandara RHF tertinggi atau sekitar 22,5 persen," kata dia.
Saat mudik idulfitri ada penambahan ekstra flight untuk Batik dan Susi Air.
"Puncak arus balik diperkirakan 26 Maret dengan perkiraan total seribuan penumpang dan arus balik bali juga ada ekstra flight sejak 26 - 28 Maret 2026," akunya.
Seorang penumpang pesawat Batik, Ana (34) mengaku tidak ada hambatan saat terbang ke Jakarta dan pulang lagi ke Tanjungpinang.
"Nyaman-nyaman saja. Tidak ada kendala apapun," kata dia.
Ana mengaku Batik dan Citilink juga bagus pelayanan, kurang lebih sama dengan maskapai Garuda Indonesia.
Pantauan TribunBatam.id, para penumpang yang pergi maupun datang cukup banyak.
Petugas dari Polri, TNI dan Basarnas sedang memantau keamanan arus balik di Bandara RHF itu.
Selain keamanan, personel juga ikut membantu mengangkat barang bawaan penumpang menuju ke mobil tepat di depan bandara.
Barang-barang itu berupa tas ransel, tas jinjing dan koper berbagai jenis.
Penumpang yang baru tiba-tiba memilih langsung pulang setelah keluar dari bandara. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)