TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Suasana libur Idul Fitri 1447 Hijriah masih terasa di Kota Gorontalo.
Memasuki H+3 Lebaran, objek wisata air Planet Waterboom dipadati pengunjung yang datang bersama keluarga untuk menghabiskan waktu liburan.
Pantauan Tribun Gorontalo, Senin sore, (23/3/2026) riuh tawa anak-anak bercampur dengan deburan air dari kolam ombak yang menjadi pusat keramaian.
Hampir seluruh pengunjung tampak memadati wahana tersebut, menunggu gelombang buatan yang datang secara berkala.
Di sisi lain, orang tua terlihat berjaga di pinggir kolam.
Sebagian duduk santai di kursi yang tersedia, mengawasi anak-anak mereka bermain air, sementara beberapa lainnya ikut merasakan keseruan dengan mencoba wahana seluncuran.
Tak hanya bermain, sejumlah pengunjung juga tampak menikmati makanan ringan di area yang telah disediakan.
Meski begitu, aktivitas pengunjung tetap didominasi oleh antrean menuju wahana air.
Secara keseluruhan, hampir semua wahana yang tersedia di Planet Waterboom sore itu dipenuhi pengunjung.
Mulai dari kolam anak-anak hingga seluncuran spiral, semuanya tak pernah sepi.
Objek wisata ini memang menjadi pilihan favorit warga karena lokasinya yang strategis, berada di tengah Kota Gorontalo, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Limba U Dua, Kecamatan Kota Selatan.
Selain mudah dijangkau dari berbagai penjuru kota, jarak Planet Waterboom juga relatif dekat dari pintu masuk utama Gorontalo.
Dari Bandara Djalaluddin Gorontalo, lokasi ini dapat ditempuh sekitar 30–40 menit perjalanan darat. Sementara dari Pelabuhan Gorontalo, jaraknya lebih dekat, hanya sekitar 10–15 menit perjalanan.
Salah satu pengunjung, Fitria Puasari Dewi warga Tamalate Kota Timur, Kota Gorontalo, mengaku sengaja memilih berlibur di Planet Waterboom karena lokasinya dekat dari rumah.
Ia datang bersama keluarga besar, mulai dari suami, keponakan hingga cucu-cucu. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 14.20 Wita.
“Karena dekat dari rumah, jadi pilih yang dekat-dekat saja. Apalagi di sini wahananya banyak, ada kolam ombak dan seluncuran, anak-anak suka,” ujarnya.
Menurut Fitria, momen libur Lebaran memang kerap dimanfaatkan keluarganya untuk berwisata bersama. Selain Planet Waterboom, mereka juga sesekali mengunjungi tempat lain seperti pantai.
“Kalau libur memang sering keluar sama keluarga,” tambahnya.
Meski merasa puas, Fitria memberikan beberapa catatan untuk pengelola, terutama terkait perbaikan wahana dan kebersihan area wisata.
“Wahananya mungkin perlu diperbaiki lagi, terus kebersihan juga perlu ditingkatkan,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Hengki, pengunjung asal Manado, Sulawesi Utara.
Ia datang bersama keluarga dan mengaku memilih Planet Waterboom karena menjadi salah satu wisata yang terjangkau di kawasan kota.
“Murah, bersahabat, dan cukup aman. Cocok dengan harga yang kami bayar,” katanya.
Hengki menyebut, libur Lebaran menjadi agenda rutin bagi keluarganya untuk berwisata.
Selain di Gorontalo, ia juga berencana mengunjungi sejumlah destinasi lain.
“Masih ada rencana ke tempat lain seperti Bohulo Camp dan Shava Beach,” ujarnya.
Namun demikian, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kebersihan dan manajemen tempat wisata.
“Kalau mau lebih mahal, fasilitasnya juga harus lebih ditingkatkan lagi. Tapi untuk sekarang, ini sudah sesuai dengan harga,” tambahnya.
Tak hanya itu, Hengki juga berharap pemerintah daerah dapat lebih mengembangkan potensi wisata sejarah di Gorontalo agar semakin dikenal masyarakat luas.
“Wisata sejarah itu harus lebih digali lagi, supaya orang punya banyak pilihan,” katanya.
Sementara itu, sebelumnya Manager Planet Waterboom, Robert Parade, sebelumnya menjelaskan bahwa harga tiket masuk dibedakan berdasarkan hari kunjungan.
Untuk hari Senin hingga Jumat, tiket dibanderol Rp25 ribu per orang. Sedangkan pada akhir pekan dan hari libur, harga tiket naik menjadi Rp35 ribu.
“Tiket itu sudah termasuk semua wahana, kecuali penggunaan ban yang harus disewa,” jelas Robert.
Untuk penyewaan ban, pengunjung dikenakan biaya Rp20 ribu untuk anak-anak, sementara untuk dewasa tersedia pilihan Rp20 ribu hingga Rp30 ribu.
Planet Waterboom sendiri menyediakan tiga jenis kolam, yakni kolam anak-anak, kolam dewasa, dan kolam ombak yang menjadi favorit pengunjung.
Kolam ombak biasanya mulai dioperasikan pada pukul 16.00 Wita, yang menjadi momen paling ditunggu oleh para pengunjung.
Selain wahana air, fasilitas pendukung juga cukup lengkap. Terdapat lebih dari 20 gazebo untuk bersantai, 16 kamar ganti, serta empat toilet yang dipisahkan antara laki-laki dan perempuan.
Untuk menjaga kebersihan, pengelola juga menerapkan aturan larangan membawa makanan ke area kolam.
“Karena kalau makan di area kolam, biasanya
jadi kotor,” jelasnya.
Adapun jam operasional Planet Waterboom dimulai pukul 07.00 hingga 18.00 Wita.
Pada momen libur Lebaran tahun ini, jumlah pengunjung tergolong tinggi. Dari pagi hingga sore hari, tercatat sekitar 500 orang telah datang berkunjung.
“Kalau di hari tertentu, jumlahnya bisa sampai 1.000 orang,” pungkas Robert. (*/JEFRI)