Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Pergeseran tanah di Desa Mangubi, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah direspons PDIP.
Anggota DPRD Sulteng Fraksi PDIP, Risnawati M Saleh dan Anggota DPRD Buol Fraksi PDIP Arista Arman turun langsung ke lokasi.
Baca juga: Jokowi Disebut Siap Beri Maaf Tersangka Kasus Ijazah Kecuali Roy Suryo
Pergeseran tanah ini membentang sekitar satu kilometer di perkebunan warga.
Akibatnya, pohon tumbang, letak lahan bergeser, pipa air bersih untuk empat desa putus, dan jalan kantong produksi rusak.
Jalan ini satu-satunya akses warga Desa Mangubi, Tongan, Potugu, dan Lamadong.
Risnawati dan Arista melaporkan saat ini jalan kantong produksi lumpuh total dan sangat menghawatirkan
"Kondisi tanah terus bergerak," ujar Risnawati.
Saat ini, kata dia, masyarakat tak bisa mengangkut hasil perkebunan.
Baca juga: Ketua Panitia Haul Guru Tua Bantah Klaim Kesepakatan Pembagian Acara
Jagung ratusan ton dan sawit tertumpuk tak bisa diangkut.
"Semalam menerima aduan masyarakat
dan alhamdulillah kami Fraksi PDIP provinsi dan kabupaten berkolaborasi turun langsung & mengkomunikasikan ini," katanya.
Hasilnya, BNPB, Pemkab, Polres Buol, dan BMKG Tolitoli turun langsung.
Baca juga: Temukan Kendala Tanah di Kampung Halaman? Laporkan di Kanal Pengaduan Kementerian ATR/BPN
Arista sedang berkomunikasi dengan PDAM Motanang Buol untuk segera memperbaiki jaringan pipa air rusak akibat pergeseran tanah.
"Saya juga Insyaallah akan berkomunikasi langsung dengan Kepala BNPB Provinsi terkait kejadian ini," tutur Arista. (*)