Selanjutnya ada Arsenal yang berpeluang akhiri puasa gelar.
Hingga target AC Milan fokus cari striker tajam.
Berikut selengkapnya:
Kondisi Michael Carrick di posisi pelatih Manchester United masih belum aman.
Meski Manchester United kini tampil apik di bawah asuhannya.
INEOS sang pengendali klub tampaknya akan mencari pelatih baru untuk Manchester United.
Sebab rencana untuk mendapat pelatih baru masih tak dicoret.
Baca juga: Senne Lamens Kokoh, Manchester United Siap Lepas Onana dan Tiga Kiper Lainnya
INEOS nampaknya belum tergoda memberikan kontrak permanen kepada Michael Carrick yang tampil bak penyelamat.
Carrick membawa Setan Merah yang sebelumnya terjebak di papan tengah kini bisa bersaing memperebutkan tiket Liga Champions.
Membawa rombongan Matheus Cunha dan kawan-kawan melesat ke papan atas ternyata tak menjadi jaminan.
Menurut Independent, MU mencoba mencari pelatih yang lebih senior dan berpengalaman di sepak bola Eropa.
Carrick bisa dibilang tak masuk kedua daftar tersebut.
Pengalaman melatih Carrick baru sebatas di Middlesbrough dan Manchester United.
Kedua tim itu juga belum pernah tampil di Eropa saat Carrick masuk ke jajaran tertinggi di antara para pelatih.
Ia memang pernah mendampingi Ole Gunnar Solskjaer saat itu.
Namun, hal tersebut tetap tak masuk hitungan utama.
INEOS disebut punya target impian yang coba diwujudkan nantinya.
Pelatih yang menjadi incaran adalah Luis Enrique.
Pria yang saat ini menangani PSG itu dirasa menjadi sosok paling ideal untuk diajak membangun tim dari bawah.
Ia dikenal punya filosofi kuat dan tegas kepada para pemain.
Kedua faktor itu menjadi hal yang sangat besar dibutuhkan Manchester United saat ini.
Pasalnya, kedua faktor itu sering tak timbul dari pelatih yang ditunjuk.
Kasus lainnya, para pelatih yang menerapkan ketegasan tinggi juga tak mendapatkan dukungan dari para petinggi.
Kini, di bawah INEOS, nampaknya pendekatannya mulai berbeda.
Sistem dari atas ke bawah mulai berjalan perlahan di skuad Manchester United.
Luis Enrique dijamin akan mendapatkan dukungan besar dari orang-orang Sir Jim Ratcliffe.
Demikian pula dengan Christopher Vivel dan koleganya di eksekutif klub yang siap bekerja sama.
Pengalaman luar biasa Enrique membangun skuad berisi pemain muda dan senior di Barcelona serta PSG menjadi godaan besar bagi Manchester United.
Masalah bagi Setan Merah adalah mencari cara mewujudkan rencana tersebut.
Situasi kontrak Enrique juga tak terlalu menguntungkan Manchester United.
Pelatih asal Spanyol itu masih terikat kontrak hingga Juni 2027 mendatang.
Durasi sisa satu tahun di kontrak tersebut akan mempengaruhi jalan yang akan ditempuh MU.
Menawarkan Carrick kontrak satu tahun barangkali dianggap hinaan oleh sang legenda hidup.
Ditambah lagi, ia membuktikan diri bisa membawa skuad Manchester United berbicara lebih lantang di Inggris.
Namun, saat mereka mencoba memberikan kontrak jangka panjang kepada Carrick, harapan menggoda Enrique bakal pupus.
PSG pastinya tak tinggal diam dengan situasi yang ada.
Les Parisiens bakal menawari perpanjangan kontrak kepadanya.
Enrique juga berjasa besar bagi PSG dengan memberikan trofi Liga Champions yang pertama bagi mereka.
Tantangan Manchester United menarik Enrique ke Old Trafford bakal besar.
Namun, hal tersebut bukan tak mungkin terwujud di tengah iklim sepak bola modern.
Inilah link live streaming Final Carabao Cup.
Final itu akan menampilkan pertandingan antara Arsenal melawan Manchester City.
Dilansir dari Tribunnews, Arsenal dan Manchester City akan saling beradu kekuatan terbaik untuk berebut trofi Carabao Cup.
Pertandingan final Carabao Cup 2026 antara Arsenal vs Manchester City akan digelar di Wembley, pada Minggu (23/3/2026) pukul 23.30 WIB, live di Vidio.
Laga ini akan terasa spesial bagi Arsenal yang bisa dibilang lebih diunggulkan.
Situasi The Gunners lebih kondusif ketimbang Manchester City yang bertindak sebagai pengejar.
Motivasi Arsenal tampil di laga final ini semakin meningkat dengan kabar mereka akan ditonton langsung sang pemili, Keluarga Kroenke.
Baca juga: Cuci Gudang Arsenal, Tumbalkan 8 Pemain Termasuk Sang Kapten Demi Hindari Aturan FFP
BBC menyebut Josh Kroenke menjadi sosok yang dipastikan hadir di laga itu.
Josh sudah memesan tiket penerbangan dari Amerika Serikat ke Inggris pada jauh-jauh hari.
Ia merupakan putra dari Stan Kroenke, pendiri Kroenke Sports and Entertainment yang kini memiliki saham mayoritas Arsenal.
Hadirnya Josh memperbesar kemungkinan sang ayah, Stan, juga hadir.
Namun kehadiran Stan masih belum bisa dipastikan, berbeda dengan Josh yang sudah pasti hadir di Wembley.
Hadirnya Josh tak akan hanya menonton pertandingan final ini.
Ia memiliki agenda besar lainnya bersama Direktur Olahraga klub, Andrea Berta, dan pelatih, Mikel Arteta.
Ketiganya akan membahas rencana klub untuk menyambut bursa transfer musim panas mendatang.
Link Live Streaming
Link<<<<
Tercatat sudah empat edisi terakhir, Manchester City hanya bisa menjadi penonton saja, menyaksikan tim lain memenangkan gelar Piala Carabao.
Kini, dengan lolosnya ke final lagi pada Piala Carabao musim ini, Manchester City tentu sangat ingin memenangkan kembali gelar utama turnamen ini.
Jika bisa memenangkan laga final malam ini, koleksi gelar juara Piala Carabao yang dimenangkan The Citizens bakal bertambah menjadi sembilan trofi.
Dengan jumlah gelar tersebut, Manchester City hanya berjarak satu trofi dari Liverpool sebagai raja Piala Carabao (10x).
Tak hanya itu saja, Pep Guardiola selaku pelatih juga akan menjadi juru taktik tersukses dalam sejarah Piala Carabao, dengan koleksi lima gelarnya, mengungguli Jose Mourinho dan Sir Alex Ferguson yang sama-sama mengoleksi 4 trofi.
Berbeda dengan Manchester City, Arsenal tampaknya tidak terlalu bernafsu memburu gelar Piala Carabao pada edisi-edisi sebelumnya.
Hal itu bisa dilihat dari jumlah gelar Piala Carabao yang dimenangkan Arsenal di sejarah turnamen ini.
Selama hampir 70 tahun, turnamen ini digelar, Arsenal baru memenangkan gelar Piala Carabao sebanyak dua kali.
Dua gelar yang dimenangkan Arsenal itupun sudah sangat lama momennya yakni 1986/1987 dan 1992/1993.
Artinya, Arsenal sudah cukup lama puasa gelar Piala Carabao, sejak terakhir kali memenangkannya 33 tahun silam.
Dengan lolosnya Arsenal ke final Piala Carabao musim ini, tim Meriam London kini punya kesempatan untuk mengakhiri puasa gelarnya di turnamen ini, malam nanti.
Andai bisa memenangkan gelar Piala Carabao malam ini, Arsenal tak hanya akan mengakhiri puasa trofinya di ajang ini.
Melainkan juga menjaga asa Arsenal untuk menyapu bersih semua gelar alias quadruple di akhir musim ini.
Tiga pemain incaran AC Milan yang paling realistis untuk direkrut di bursa transfer musim panas.
AC Milan sendiri sudah mengantongi 11 nama pemain yang masuk daftar incaran untuk memperkuat skuad asuhan Massimiliano Allegri.
Langkah AC Milan tentu untuk melangkah ke Liga Champions yang sudah punya peluang 90 persen.
Manajemen tim diharapkan mampu mendatangkan sosok berpengalaman yang mampu membawa klub melangkah lebih jauh di berbagai kompetisi.
Tapi kemungkinan ada tiga pemain yang paling realistis untuk direkrut oleh AC Milan.
Moise Kean - Fiorentina
Moise Kean jadi kandidat striker yang punya kepercayaan diri tinggi.
Apalagi Massimiliano Allegri sudah mengenalnya.
Meski performa masih angin-anginan.
Sergej Milinković-Savić - Al-Hilal
Target di lini tenagh, bisa jadi pemain yang berpotensi akan meninggalkan klubnya kini.
Leon Goretzka - Bayern Munich
Status bebas transfer jadi faktor penting mendukung kepindahan.
Meski ada masalah di gaji.
Allegri menegaskan perlunya peningkatan kualitas secara signifikan agar proyek besar klub terus berkembang positif.
Fokus utama sang pelatih tertuju pada lima peran krusial yang dianggap menjadi prioritas pembenahan tim saat ini. Terdapat setidaknya 11 nama pemain top yang kini masuk dalam daftar pantauan intensif manajemen klub.
Dilaporkan SempreMilan, Allegri menginginkan jaminan keamanan di sektor belakang dengan mendatangkan bek tengah berkualitas tinggi.
Kim Min-jae menjadi pilihan utama karena fisiknya yang tangguh serta pemahaman mendalam terhadap kompetisi liga.
Opsi alternatif lainnya muncul pada nama Nathan Aké dari Manchester City atau Lisandro Martínez milik Manchester United.
Kedua pemain tersebut dinilai memiliki atribut yang sesuai dengan kebutuhan taktis pelatih di lapangan.
Sementara itu, sektor bek sayap juga tidak luput dari perhatian untuk menambah variasi serangan maupun pertahanan.
Andrea Cambiaso menjadi kandidat kuat, tetapi nama Dodo dan Nahuel Molina dari Atletico Madrid turut dipertimbangkan sebagai solusi alternatif.
Lini tengah membutuhkan sosok yang tidak hanya kreatif, tetapi juga mampu mencetak gol dari lini kedua secara konsisten.
Sergej Milinković-Savić yang kini membela Al-Hilal dikabarkan menjadi impian terbesar sang pelatih untuk mengisi peran tersebut.
Pemain asal Serbia ini dianggap sebagai prototipe sempurna bagi kebutuhan taktik Allegri dalam memecah kebuntuan tim.
Peluang kepindahannya terbuka lebar setelah adanya sinyal keinginan sang pemain untuk meninggalkan kompetisi Arab Saudi dalam waktu dekat.
Selain itu, nama Leon Goretzka muncul sebagai target potensial yang bisa didapatkan secara gratis dari Bayern Munchen pada akhir musim nanti.
Namun, AC Milan harus mempertimbangkan permintaan gaji tinggi serta bonus penandatanganan yang diajukan oleh gelandang asal Jerman tersebut.
Kebutuhan akan penyerang tajam yang mampu mengemas 20 gol per musim menjadi agenda mendesak bagi manajemen klub.
Robert Lewandowski sempat dikaitkan dengan kepindahan ke San Siro seiring berakhirnya masa bakti sang pemain di Barcelona.
Akan tetapi, negosiasi ini diprediksi berjalan sangat rumit karena faktor usia serta tuntutan finansial yang cukup besar.
Pilihan lain jatuh pada Gabriel Jesus, tapi profilnya belum sepenuhnya meyakinkan pelatih untuk menjadi tumpuan utama di lini depan.
Moise Kean akhirnya muncul sebagai kandidat terdepan berkat hubungan baik serta kepercayaan tinggi dari sang pelatih sejak lama.
Allegri yakin sang penyerang mampu meledak bersama skuad AC Milan meskipun performanya di Fiorentina masih fluktuatif.
Kim Min-jae — Bayern Munich
Nathan Aké — Manchester City
Lisandro Martínez — Manchester United
Andrea Cambiaso — Juventus
Dodô — Fiorentina
Nahuel Molina — Atlético Madrid
Sergej Milinković-Savić — Al-Hilal
Leon Goretzka — Bayern Munich
Robert Lewandowski — FC Barcelona
Gabriel Jesus — Arsenal
Moise Kean — Fiorentina